<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379</id><updated>2012-01-26T20:02:20.583-08:00</updated><title type='text'>FX TRIYAS HADI PRIHANTORO</title><subtitle type='html'>Solo / Warga Epistoholik Indonesia</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>69</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-877299123600493496</id><published>2011-10-13T22:09:00.000-07:00</published><updated>2011-10-13T22:12:44.831-07:00</updated><title type='text'>Kaji Ulang Mengajar 27 Jam/Minggu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Suara Merdeka&lt;/span&gt; (13/10/11), &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/13/162506/Kaji-Ulang-Mengajar-27-JamMinggu"&gt;Suara Guru&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WACANA pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara untuk menambah jam mengajar menjadi 27 jam per minggu dari 24 jam per minggu mulai Januari 2013 layak dikritisi. Awal mula dari masalah ini, karena keresahan pegawai negeri sipil (PNS) non-guru yang merasa bahwa beban kerja mereka lebih berat dibandingkan dengan guru. Mereka sering melihat guru PNS pada saat jam kerja, keluyuran di tempat perbelanjaan seperti pasar dan mall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan itu bagaikan pepatah ìnilai setitik rusak susu sebelanga. Ibaratnya, semua guru dianggap melakukan tindakan serupa. Yaitu kurang peduli dan mengabaikan tanggung jawab sebagai pengajar, pendidik, dan pendamping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sudah Berat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah guru di Indonesia saat ini sekitar 2,7 juta jiwa, dan tidak ada lima persennya dari mereka yang keluyuran saat jam mengajar. Sebab di era kompetetif saat ini, beban keprofesionalan guru sangat berat, antara lain harus memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi.&lt;br /&gt;Guru memiliki multiperan, dari tugas di sekolah sampai menyelesaikan berbagai persoalan peserta didik, baik akademis, psikis maupun sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kewajiban mengajar, masih ada kewajiban lain seperti menyiapkan materi, melakukan evaluasi, analisa, dan kadang memberikan konseling pada siswa bermasalah. Jadi, alokasi waktu masuk kerja dari Senin hingga Sabtu mulai pukul 07.00-13.30 bahkan lebih, selalu dijalani dengan tanggung jawab. Apakah ini belum dianggap berat dan masih perlu ditambah beban lagi dengan kewajiban tatap muka menjadi 27 jam per minggu? Selayaknya peraturan ini harus dikaji ulang kembali, mengingat beban pekerjaan guru sudah begitu padat.(75)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro, guru SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-877299123600493496?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/877299123600493496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=877299123600493496' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/877299123600493496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/877299123600493496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2011/10/kaji-ulang-mengajar-27-jamminggu.html' title='Kaji Ulang Mengajar 27 Jam/Minggu'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6622966922571723110</id><published>2011-01-12T17:28:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T17:30:45.800-08:00</updated><title type='text'>Gayus dan Raja Louis IV</title><content type='html'>&lt;a href="http://edisicetak.solopos.com/pospembaca.asp"&gt;Pos Pembaca&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;SOLOPOS&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; 13/1/2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meyaksikan tingkat Mafia Pajak Gayus tambunan jadi ingat pernyataan Raja Louis IV dari Perancis " l'eat c'est moi, negara adalah saya".&lt;br /&gt;Begitu kuat pengaruhnya dalam melobi dan mempengaruhi siapapun. Sebanyak 68 kali keluar hotel proseo sejak masuk bui bukan prestasi biasa. Oleh karena itu terungkapnya kasus suap bagi sipir Rutan Mako Brimob yang notabene para polisi, pemalsuan identitas paspor harus diusut tuntas. Rakyat juga harus juga mulai gencar melakukan kontrol sosial. Jangan takut kalau negara ini mau maju!&lt;br /&gt;Karenanya ratusan ribu rakyat telah dimiskinkan oleh perilaku mafia pajak, maka mereka (rakyat) wajib berbicara dan menuntut. Saatnya negara ini bersih dari segala bencana alam maupun akibat ulah manusia serakah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6622966922571723110?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6622966922571723110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6622966922571723110' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6622966922571723110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6622966922571723110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2011/01/gayus-dan-raja-louis-iv.html' title='Gayus dan Raja Louis IV'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4141663026848584710</id><published>2011-01-01T04:20:00.000-08:00</published><updated>2011-01-01T04:23:40.672-08:00</updated><title type='text'>Tahun Baru, Etika Baru</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/12/31/09084599/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;KOMPAS&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Jateng 31/12/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2010 hendak terlewati untuk menyongsong tahun baru. Berbagai evaluasi berkenaan bobroknya moral, banyaknya petaka (alam), banyaknya penganggur, kemiskinan yang masih masif, serta rendahnya etika berbangsa dan bernegara sebagai bentuk pandora menuju pencerahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat terlihat dalam terkuaknya beberapa kasus besar yang melanda negeri ini. Banyaknya ”pahlawan” yang berani membuka tabir, tetapi justru menjadi tersangka membuat hati ini menjadi miris akan nasib masa depan bangsa ke depan. Di manakah nilai kejujuran dapat menjadi panglima dalam memperjuangkan keadilan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, momen baru selalu ada harapan baru yang lebih baik. Apabila melihat karut-marut persoalan bangsa beserta buruknya manajemen pengelolaan negara, dibutuhkan pemimpin yang bermoral dan beretika dengan keteladanan yang menjadi panutan semua pihak. Begitu juga masyarakat yang semakin kritis dan berani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka harapan di tahun baru menjadikan bentuk etika baru dalam segala kehidupan. Segera tuntaskan segala masalah yang mengganjal demi keberadaban sebab di sinilah jati diri, harga diri, dan martabat bangsa dipertaruhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta &lt;br /&gt;Warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4141663026848584710?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4141663026848584710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4141663026848584710' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4141663026848584710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4141663026848584710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2011/01/tahun-baru-etika-baru.html' title='Tahun Baru, Etika Baru'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-1252767464049777357</id><published>2010-12-14T00:26:00.000-08:00</published><updated>2010-12-14T00:28:16.775-08:00</updated><title type='text'>Janji Pemerintah Harus Ditepati</title><content type='html'>&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/12/14/09090159/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS &lt;/span&gt;Jateng 14/12/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah mengatakan ”janji harus ditepati”. Itulah yang selalu diharap oleh orang yang diberi janji. Namun, mungkinkah pemberi janji mampu dituntut, apabila tidak menepati? Bangsa, masyarakat marginal kita sudah biasa diberi janji. Sayangnya pemberi janji hanya sekadar obral mulut untuk menarik simpati, tanpa sebuah realisasi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat saja saat kampanye pemilihan anggota legislatif, kepala daerah, dan presiden. Sudah berapa banyak janji teringkari, bahkan mereka berharap akan hilang sedemikian rupa sejalan bergulirnya waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling menyakitkan mungkin janji pemerintah yang diberikan kepada korban bencana (Merapi misalnya). Janji pemerintah memberikan ganti rugi (membeli) terhadap ternak yang mati, rumah sementara yang layak, dan jatah hidup seusai bencana sesuai kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironis memang saat pemerintah mementahkan janjinya. Manakah yang layak ditaati dan dipercaya? Kekecewaan demi kekecewaan semakin membuncah. Seolah negara meninggalkan kewajibannya untuk melindungi dan menyejahterakan rakyatnya agar hidup layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, saat rakyat meminta kepastian. Janganlah mudah memberi janji. Dibutuhkan tindakan nyata dengan perencanaan, sosialisasi yang matang dengan perwujudan realisasi sesuai kepentingan dan kebutuhan mendesak bagi warga negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta &lt;br /&gt;Warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-1252767464049777357?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/1252767464049777357/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=1252767464049777357' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1252767464049777357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1252767464049777357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/12/janji-pemerintah-harus-ditepati.html' title='Janji Pemerintah Harus Ditepati'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7921223225090841089</id><published>2010-11-14T23:18:00.000-08:00</published><updated>2010-11-14T23:19:44.559-08:00</updated><title type='text'>Menghargai Pahlawan</title><content type='html'>&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/11/15/09094269/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kompas &lt;/span&gt;Jateng 15/11/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap negara dan bangsa pasti memiliki nilai historis dalam pembentukannya. Mereka yang berjuang (founding fathers) demi adanya sebuah negara dan eksistensi bangsa mendapatkan penghargaan sebagai pahlawan bangsa. Demikian juga bangsa Indonesia. Setiap tanggal 10 November selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana kita yang telah menerima buah perjuangan dalam menghargai dan menghormati para pahlawan bangsa yang telah gugur membela bangsa dan Tanah Air. Upacara bendera, pembacaan risalah (riwayat) hidup pahlawan, pemasangan gambar pahlawan, penyanyian lagu kebangsaan, penerbitan buku dan pemberian gelar memang semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dibutuhkan pula penginternalisasian nilai semangat berkurban itu sampai ke relung hati yang paling dalam bagi segenap elemen bangsa. Sebab, nilai tanpa pamrih inilah yang kurang bersemai, khususnya bagi beberapa pejabat publik. Seperti halnya Gubernur Sumatera Barat dan Wakil Bupati Boyolali, yang malah pergi saat wilayahnya terkena bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Barack Obama saja dalam kesibukannya berkunjung ke Indonesia memberi penghargaan, menghormati pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Lalu bagaimana dengan kita? Sudahkah menghargai pahlawan sampai ke dalam hati dengan sikap dan perbuatan nyata?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat hari Pahlawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta, &lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7921223225090841089?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7921223225090841089/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7921223225090841089' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7921223225090841089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7921223225090841089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/11/menghargai-pahlawan.html' title='Menghargai Pahlawan'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4360074643452048039</id><published>2010-11-10T00:00:00.000-08:00</published><updated>2010-11-10T00:02:37.660-08:00</updated><title type='text'>Menjaga Alam</title><content type='html'>&lt;a href="http://koran.kompas.com/read/2010/11/10/10274166/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;KOMPAS&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Jateng 10/11/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natura non facit saltum”, alam tidak membuat loncatan. Begitulah kira-kira upaya kita untuk selalu memompa semangat hidup kepada saudara yang sedang terkena bencana. Karena musibah dari murkanya alam, merupakan bentuk tanda-tanda kehidupan zaman bagian rencana Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk peringatan dari Tuhan kepada umatnya yang sudah banyak melakukan penyimpangan alam dengan tidak menjaga dan mengelola dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadikan sebuah kesadaran bahwa menjaga alam, sebuah bagian dari rona kehidupan manusia. Maka sudah menjadi kewajiban manusia untuk menjaga keseimbangan alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murkanya alam bukanlah semata-mata bersifat dadakan. Peringatan bahaya bencana sudah terlihat melalui tanda-tanda alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka janganlah kita menyalahkan alam, tetapi bagaimana kita menjalin persahabatan dengan tidak merusaknya. Bencana yang terjadi saat ini bisa menjadikan peringatan, bahwa Alam selalu memberi peringatan saat akan ”marah”. Bagaimana sekarang kita bersikap dan bertindak dengan segera!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta, &lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4360074643452048039?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4360074643452048039/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4360074643452048039' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4360074643452048039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4360074643452048039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/11/menjaga-alam.html' title='Menjaga Alam'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7264403498635474377</id><published>2010-10-30T20:52:00.001-07:00</published><updated>2010-10-30T20:54:27.719-07:00</updated><title type='text'>TANGGUNG JAWAB NEGARA</title><content type='html'>&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/10/30/17471195/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS&lt;/span&gt; Jateng 30/10/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bencana secara beruntun menimpa negeri ini saat ini. Erupsi Gunung Merapi, tsunami di Mentawai, banjir di Jakarta (terkini), tanah longsor, gempa, banjir bandang, dan lainnya. Jelas sekali rakyat sangat membutuhkan perhatian prima dari negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pepatah latin "salus populi suprema lex esto", hendaklah keselamatan rakyat menjadi hukum yang tertinggi. Hal ini menginspirasikan bahwa penentu kebijakan diharuskan peka akan keselamatan rakyat sebagai bentuk tanggung jawab mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ironi saat negara penuh bencana dan rakyat mengungsi, wakil rakyat "piknik" studi banding ke luar negeri. Menjadikan bentuk luka mendalam kepergian mereka jelas di biayai oleh uang rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, bencana yang menimpa rakyat di sejumlah tempat bukan kehendak rakyat. Dalam hal ini, dibutuhkan kepekaan yang masif bagi pemimpin untuk tidak semakin melukai hati rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segeralah bertindak demi keselamatan rakyat, janganlah diabaikan. Ingatlah waktu meminta dukungan rakyat saat pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah karena suatu saat rakyat bisa menggugat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta, &lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7264403498635474377?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7264403498635474377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7264403498635474377' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7264403498635474377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7264403498635474377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/10/tanggung-jawab-negara.html' title='TANGGUNG JAWAB NEGARA'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6802155798312236943</id><published>2010-10-20T20:18:00.000-07:00</published><updated>2010-10-20T20:19:34.550-07:00</updated><title type='text'>EVALUASI KONSTRUKTIF</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/10/20/13025572/surat.pembaca"&gt;KOMPAS&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Jateng 20/10/2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginjak satu tahun. Semua kementerian dan sikap kebijakan Presiden banyak di sorot oleh lembaga kemasyarakatan. Isu dan desakan reshuffle semakin santer didengar. Tidak heran banyak menteri yang mulai waswas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti "pembelaan" dari berbagai kementerian di harian ini sering kita baca advetorial keberhasilan program yang telah dijalankan. Begitu pula berbagai laporan evaluasi kinerja terpublikasi dengan berbagai kekurangan dan ketidakmampuan mengejawantahkan dari kehendak Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsipnya, evaluasi konstruktif menjadi harapan bersama. Dengarkan kritik dan tindak lanjuti dengan program yang nyata dan dibutuhkan saat ini. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6802155798312236943?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6802155798312236943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6802155798312236943' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6802155798312236943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6802155798312236943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/10/evaluasi-konstruktif.html' title='EVALUASI KONSTRUKTIF'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-8332868726253594991</id><published>2010-10-07T19:27:00.000-07:00</published><updated>2010-10-07T19:30:45.805-07:00</updated><title type='text'>Alusista dan Hamkamnas</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kompas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Jateng 6/10/2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Pertahanan keamanan Nasional yang komprehensif menjadi harga mati demi keutuhan negara dan tanah air Indonesia. Melihat kenyataan beberapa wilayah yang diakui menjadi milik negara jiran (ambalat, sipidan dan Ligitan), mengharuskan eleman bangsa dan Aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus bangkit kembali guna mempertahankan keutuhan wilayah.&lt;br /&gt;Seyogyanya wilayah yang sangat luas ini sepadan dengan alusista (alat utama sistem Pertahanan) yang linguid (canggih), dalam arti skala prioritas usia menjadi harga mati dalam pengoperasiannya.Alusista dan Hamkamnas harus seiring dan sejalan.&lt;br /&gt;Dirgahayu TNI ke 65 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-8332868726253594991?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/8332868726253594991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=8332868726253594991' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8332868726253594991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8332868726253594991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/10/alusista-dan-hamkamnas.html' title='Alusista dan Hamkamnas'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6017983299670170926</id><published>2010-09-08T23:43:00.000-07:00</published><updated>2010-09-08T23:45:47.336-07:00</updated><title type='text'>Budaya Mengalah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Surat Pembaca&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/09/08/17120190/surat.pembaca"&gt;KOMPAS&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Jateng 8/9/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang antrean pemudik sudah mulai terasa di jalan yang dilalui. Berbagai sosialisasi, penjagaan, dan pendirian pos keamanan/kesehatan dan pelayanan ekstra dilakukan demi kenyamanan pemudik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu digalakkan dan disadarkan bagi para pemudik adalah gerakan budaya mengalah, dalam arti memberi kesempatan bagi pengguna jalan lain. Acapkali kasus kecelakaan disebabkan tingginya egoisme pengguna jalan. Rasa ingin mendahului, cepat sampai, dan minta diprioritaskan merupakan bentuk individualisme masif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu bisa dilihat dari berbagai kasus kecelakaan di perlintasan kereta api, perempatan jalan, maupun dalam satu ruas jalan. Kerugian disandang oleh pemudik sendiri. Di samping tidak bisa berlebaran, mereka justru merasakan betapa pedih dan lukanya jiwa-raga karena kurang mau mengalah kepada sesama pengguna jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalah perlu menjadi budaya yang bergema dalam sikap dan perbuatan para pemudik. Istilah Jawa "alon-alon asal kelakon" wajib menjadi semboyan pemudik. Meski terlambat, yang penting selamat demi kesempatan bersilaturahmi dengan orang tua, keluarga, atau sahabat. Karena itu, mengalahlah! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6017983299670170926?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6017983299670170926/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6017983299670170926' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6017983299670170926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6017983299670170926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/09/budaya-mengalah.html' title='Budaya Mengalah'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-3392769703682414228</id><published>2010-08-16T20:57:00.000-07:00</published><updated>2010-08-16T20:59:57.929-07:00</updated><title type='text'>Merdeka</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Jateng 16/8/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Merdeka menjadi kata kunci dari sebuah perjuangan. Apalagi jaman pergerakan menuju negara Kesatuan Republik Indonesia guna melepaskan diri dari penjajahan.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimanakah cita-cita mulia kebebasan (merdeka) yang kita dapati. Apa sesuai cita-cita dan harapan dari pendiri negara?&lt;br /&gt;Ternyata segala kemungkaran, kedengkian, iri hati dan kemunafikan menjadi bentuk kemudaratan  masif. Korupsi, Kolusi, manipulasi, penindasan, penganiayaan, pembodohan, pengkerdilan, perampasan hak hidup termasuk dalam kebebasan memeluk agama masih melingkari berbagai masalah bangsa.&lt;br /&gt;Semboyan merdeka harusya bukan hanya asa.Sebab sudah 65 tahun lamanya negara ini secara kokoh berdiri di belantara dunia. Kita butuh kedamaian dan keharmonisan hakiki.&lt;br /&gt;Sayang kemiskinan, kemelaratan, disharmonisasi kehidupan bermasayarakat dan bernegara belum menunjukkan secara hakiki arti merdeka itu sendiri. Mengapa?&lt;br /&gt;Negara ini sudah merdeka bung!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-3392769703682414228?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/3392769703682414228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=3392769703682414228' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3392769703682414228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3392769703682414228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/08/merdeka.html' title='Merdeka'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6033165079478221233</id><published>2010-08-12T18:46:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T18:47:31.772-07:00</updated><title type='text'>Mengobarkan Nasionalisme</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kompas&lt;/span&gt; Jateng 10/8/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Agustus menjelang peringatan Proklamasi Kemerdekaan ke 65 RI semestinya pengobaran semangat Nasionalisme terus di galakkan. Caranya mulai dari resik-resik,  pengecatan kembali, pemasangan bendera dan aneka perlombaan.&lt;br /&gt;Namun tidaklah dilupakan bahwa pengobaran itu janganlah berhenti sesaat. Pasalnya semangat kebangsaan kepada negara ini merupakan harga mati untuk selalu digelorakan.&lt;br /&gt;Runtuhnya nasionalisme di era kekiniaan sangat kasat mata saat rasa kasih sayang, simpati dan empati terkikis oleh egoisme dan individualisme. Secara nyata sering kita dengar, lihat dan rasakan bahwa sangat murahnya harga diri dan rentannya sikap manusia dalam meremehkan segala hal.&lt;br /&gt;Mengobarkan Nasionalisme merupakan pekerjaan bersama seluruh anak bangsa, bukan kolektivitas semata. Mulai menyelesaikan masalah kecil, ringan dan sederhana.Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6033165079478221233?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6033165079478221233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6033165079478221233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6033165079478221233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6033165079478221233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/08/mengobarkan-nasionalisme.html' title='Mengobarkan Nasionalisme'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4648154261262131116</id><published>2010-08-12T18:43:00.000-07:00</published><updated>2010-08-16T04:39:13.985-07:00</updated><title type='text'>Puasa Bentuk Penyadaran</title><content type='html'>&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2010/08/12/11040384/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kompas&lt;/span&gt; Jateng 12/8/10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karut marut masalah bangsa sudah mulai pada titik nadir. Kemerosotan mental spiritual, sosial dan moral anak bangsa termasuk pejabatnya semakin transparan.Demikian halnya upaya pembentukan pembangunan karakter bangsa seolah mentok tanpa solusi.Berbagai "borok" kehidupan  semakin merajalela sampai sektor kehidupan terendah. &lt;br /&gt;Sejatinya bentuk penyadaran harus dilakukan dengan berbagai contoh keteladanan dan tindakan riil. Upaya menggali perasaan tidak hanya ungkapan batin, namun wujud konkrit dalam praktek.&lt;br /&gt;Bulan puasa merupakan bulan rahmat. Sebagai insan umat beriman yang cinta akan kedamaian, puasa  sebagai bentuk penyadaran umat manusia bahwa kita merupakan bagian dari kehidupan alam semesta dengan segala persoalan.&lt;br /&gt;Marhaban ya Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4648154261262131116?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4648154261262131116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4648154261262131116' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4648154261262131116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4648154261262131116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/08/puasa-bentuk-penyadaran.html' title='Puasa Bentuk Penyadaran'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-5423083729598776812</id><published>2010-07-15T04:21:00.000-07:00</published><updated>2010-07-15T04:27:41.843-07:00</updated><title type='text'>Bersama menjaga Elpiji</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS &lt;/span&gt;Jateng 15 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraknya tabung elpiji 3 kg yang meledak menjadikan masalah yang cukup serius. Berbagai tudingan berkenaan kurang sosialisasi pemakaian, kualitas selang, regulator dan tabung yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI.&lt;br /&gt;Berbagai upaya pengendalian  melalui sosialisasi kembali  dilakukan. Begitu pula  mengecek kembali kualitas komponen dari tabung sampai kompor gas.&lt;br /&gt;Namun kadang kita juga lupa bahwa Tabung gas 3 kg sungguh sangat ringan. Oleh karena itu sifat kealpaan sering terlupakan saat pengangkutan, pengisian dan pendistribusian kembali.&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, penulis sempat melihat beberapa pekerja di salah satu agen gas.  Proses penataan tabung gas kosong ke bak truk dilempar demi kepraktisan dan efeisiensi waktu.&lt;br /&gt;Oleh karena itu selain perbaikan kualitas komponen, perlu juga penataran kembali petugas (buruh angkut) gas kosong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;Warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-5423083729598776812?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/5423083729598776812/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=5423083729598776812' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5423083729598776812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5423083729598776812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/07/bersama-menjaga-elpiji.html' title='Bersama menjaga Elpiji'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-5816893930601934419</id><published>2010-06-29T02:43:00.000-07:00</published><updated>2010-06-29T02:46:34.033-07:00</updated><title type='text'>"KOMPAS" DAN KEPEDULIAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/06/28/11073657/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Jateng 28 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini sungguh sudah mengalami krisis yang perlu segera diperbaiki. Berbagai persoalan silih berganti seakan menunggu giliran untuk di ketahui oleh masyarakat. Krisis identitas, etika dan moral, finansial, jati diri, keberadaban, kemanusiaan, dan kepedulian. Semua secara terbuka diketahui, dipahami dan diikuti oleh masyarakat karena pemberitaan melalui media. Media punya andil besar dalam memengaruhi "tabiat" anak bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koran Kompas dalam usianya ke-45 tahun harus menjadi pandora kepedulian akan nasib dan masa depan bangsa. Kita ketahui berbagai kegiatan mulai "ngontel bareng" (Surabaya-Jakarta), lomba-lomba penulisan kearifan lokal, kegiatan sosial, persiapan pementasan drama kolosal dengan mengoptimalkan potensi budaya daerah, menjadikan bentuk nyata kepedulian Kompas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberitaan melalui koran masih cukup strategis dalam mengubah paradigma bangsa ini. Oleh karena itu, sebuah kepedulian dalam menjaga keseimbangan wajib selalu diciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka selayaknya Kompas dengan segala apresiasinya semakin menancapkan diri menjadi koran yang dapat menjadi pedoman dan suluh bagi dinamika bangsa demi keberadaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun Ke-45 Kompas. Kepedulianmu pada nasib bangsa ini sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas nasional demi terbebas dari krisis berkelanjutan. Semoga! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta &lt;br /&gt;Warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-5816893930601934419?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/5816893930601934419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=5816893930601934419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5816893930601934419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5816893930601934419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/06/kompas-dan-kepedulian.html' title='&quot;KOMPAS&quot; DAN KEPEDULIAN'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-1707345612791464607</id><published>2010-06-18T21:42:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T21:43:53.525-07:00</updated><title type='text'>DIFABEL DAN PEKERJAAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/06/18/18202762/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS&lt;/span&gt; Jateng 18 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerap kita melihat kaum difabel (cacat fisik) yang berada di persimpangan jalan lampu merah dengan meminta sedekah dari pengendara motor dan mobil. Betapa ironisnya jaminan sosial yang di dapat oleh negara yang tidak mengena pada mereka yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai Pasal 34 UUD Negara Republik Indonesia 1945, jelas sekali bahwa mereka dijamin oleh negara. Namun sekalipun harus kehujanan, kepanasan, dan kedinginan saat malam menyapa, toh tetap bekerja demi sekeping uang logam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun kaum difabel sangat butuh penghormatan dengan pekerjaan yang terhormat. Saat era tahun 1980-an, penulis masih ingat ada perusahaan yang mengoptimalkan kaum difabel untuk dipekerjakan, yaitu Kedaung Grup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sejalan reformasi dan globalisasi banyak perusahaan yang peduli kepada kaum difabel gulung tikar. Efeknya, bisa jadi kaum difabel harus turun ke jalan. Oleh karena itu, kementerian yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak dan jaminan sosial harus mulai menata dan menginventarisir kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Difabel dan pekerjaan perlu berkorelasi sehingga mereka mendapatkan tempat yang layak dan pantas dalam kehidupan di masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-1707345612791464607?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/1707345612791464607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=1707345612791464607' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1707345612791464607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1707345612791464607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/06/difabel-dan-pekerjaan.html' title='DIFABEL DAN PEKERJAAN'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7984114621910086105</id><published>2010-05-30T23:12:00.000-07:00</published><updated>2010-05-30T23:13:06.134-07:00</updated><title type='text'>KUALITAS SENSUS</title><content type='html'>&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/29/16425929/surat.pembaca"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Surat Pembaca&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS&lt;/span&gt; Jateng 29 Mei 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir Mei 2010, cacah jiwa (sensus) penduduk Indonesia 2010 akan berakhir. Berbagai tahapan dari sosialisasi,perekrutan petugas, pelatihan, pencatatan sampai pada pelaporan sudah sangat ditunggu oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polemik sensus sebagai bentuk pencatatan mutakhir tidak hanya berkenaan data penduduk (usia, pekerjaan, jenis kelamin, dan lain-lain). Banyak catatan segala kelemahan pelaksanaan yang tersiar di media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sensus sendiri menjadi bentuk pembuktian sejauh mana kuantitas dan kualitas bangsa ini. Oleh karena itu, demi sebuah akurasi data dibutuhkan proaktif dari warga. Sebab melalui hasil sensus ini segala perencanaan pembangunan negara akan tertata dengan bijaksana demi keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran yang merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kita banyak berharap hasil cacah jiwa ini benar-benar berkualitas. Sebab itu anggaran yang sudah digelontorkan benar-benar menghasilkan manfaat yang berguna bagi bangsa dan negara. Jika kita belum merasa tercacah, segera lapor kepada pak RT sebagai ujung tombak dari wakil masyarakat. Semoga! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7984114621910086105?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7984114621910086105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7984114621910086105' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7984114621910086105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7984114621910086105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/05/kualitas-sensus.html' title='KUALITAS SENSUS'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4136743578336960043</id><published>2010-05-16T20:08:00.000-07:00</published><updated>2010-05-16T20:09:53.492-07:00</updated><title type='text'>Lestarikan Budaya Lokal</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/15/16092626/surat.pembaca"&gt;Kompas&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Jatreng 15 Mei 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita di sebuah stasiun televisi nasional tentang pengklaiman lagu Bengawan Solo oleh empat orang warga Belanda merupakan bentuk keseriusan masalah. Perlu penanaman kecintaan budaya lokal melalui pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, lagu (keroncong) Bengawan Solo identik dengan Gesang (92 tahun), Sang penciptanya yang sudah melegenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengakuan dunia akan kelegendaan Bengawan Solo terbukti dari berbagai penghargaan yang diterima pencipta lagu ini. Tak ayal lagi pengklaiman ini menjadikan kita harus selalu waspada, karena sudah banyak budaya (reog, angklung, lagu Rasa Sayange) maupun produk lokal (tempe) yang diakui dan diklaim milik bangsa asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kehendak mengoptimalkan dan melestarikan muatan budaya lokal melalui pendidikan wajib didukung. Karena dengan pendidikan kecintaan muatan lokal sejak dini teraktualisasikan dan segera membumi dalam hati generasi muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, melestarikan tidak hanya sebatas wacana. Karena sudah menjadi bagian dalam pendidikan sehingga muatan lokal yang ada di sekitar kita akan tetap lestari. Semoga! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO&lt;br /&gt; SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta, &lt;br /&gt;Warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4136743578336960043?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4136743578336960043/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4136743578336960043' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4136743578336960043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4136743578336960043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/05/lestarikan-budaya-lokal.html' title='Lestarikan Budaya Lokal'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6312613014989767058</id><published>2010-04-21T05:34:00.000-07:00</published><updated>2010-04-21T05:37:51.479-07:00</updated><title type='text'>KEBOHONGAN PELAYAN(AN) PUBLIK</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Surat Pembaca&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/04/21/15020738/surat.pembaca"&gt;KOMPAS&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Jateng 21 April 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terungkapnya kasus penyelewengan pajak oleh oknum Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Gayus Tambunan merupakan bentuk kebohongan pelayan(an) masyarakat. Para pelayan masyarakat banyak yang membohongi dengan melakukan manipulasi data dan korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan pengertian demokrasi (Yunani), demos berarti rakyat dan kratos atau kratein berarti pemerintahan. Dengan demikian, di dalam negara demokrasi, rakyat memegang peranan penting akan berlangsungnya negara sehingga mendapatkan hak sebagaimana mestinya. Rakyat wajib mendapatkan pelayanan prima dari "Abdi Rakyat", yaitu mereka yang berkedudukan menjadi pegawai di pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga negara dan aparat pemerintah Indonesia sebagai pelayan publik (rakyat) sudah berkewajiban melayani "tuannya", dalam hal ini rakyat. Namun, kenyataannya sebuah parodi kehidupan bernegara yang kita saksikan bersama. Bahkan yang menjadi "menu" sehari-hari situasinya terbalik dan menjadikan rakyat marah dan protes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus dana talangan Bank Century, penggelapan pajak, makelar kasus, dan fenomena kejanggalan keputusan hakim sebagai bentuk pengingkaran sebagai pelayan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, perlu sebuah manajemen pelayanan publik yang konstruktif. Sebuah keterusterangan, kejujuran, transparansi, dan keadilan menjadikan keharusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari sepuluh tahun reformasi seharusnya para pelayan publik mampu memuaskan rakyat dalam pelayanannya. Menjadi kewajiban kita saling mengingatkan, mengawasi, mengoreksi, dan melaksanakan dengan penuh tanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6312613014989767058?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6312613014989767058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6312613014989767058' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6312613014989767058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6312613014989767058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/04/kebohongan-pelayanan-publik.html' title='KEBOHONGAN PELAYAN(AN) PUBLIK'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-910150683548718720</id><published>2010-04-15T18:12:00.000-07:00</published><updated>2010-04-15T18:22:44.334-07:00</updated><title type='text'>Gerakan antikorupsi</title><content type='html'>Pos Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SOLOPOS&lt;/span&gt; 16 April 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar, membaca dan melihat berita alur pemberitaan makin rumitnya masalah korupsi, kolusi dan manipilasi di Negara kita. Kenyataan tersebut tidak hanya membuat kita  prihatin namun mengharuskan bergerak, bersikap dan beraksi dengan segala tindakan riil. Segala bentuk penodaaan terhadap hak-hak warga negara dan penyimpangan sudah semakin masiff. Korupsi, kolusi, manipulasi masih tumbuh subur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau dibawa negara ini, kalo celah-celah korupsi masih tumbuh subur. Bagaimana negara ini segera bangkit dari keterpurukkan yang semakin kompleks? Bila toh gerakan antikorupsi masih setengah hati, karena masyarakat juga seolah mati suri dalam melakukan dukungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;Warga Epistoholik Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-910150683548718720?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/910150683548718720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=910150683548718720' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/910150683548718720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/910150683548718720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/04/gerakan-antikorupsi.html' title='Gerakan antikorupsi'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7795745770423758520</id><published>2010-04-10T07:39:00.000-07:00</published><updated>2010-04-10T07:42:15.719-07:00</updated><title type='text'>Bongkar</title><content type='html'>&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/04/10/15264457/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca &lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kompas &lt;/span&gt;Jateng 10 April 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini lagu "Bongkar" dari Iwan Fals selalu terdengar di televisi sebagai narasi mengiring kasus besar manipulasi pajak di negeri ini. Lagu yang sangat populer di era 1990-an ini memang sarat akan makna dan arti. Perasaan kecewa, benci, emosional, putus asa, akan mengaduk-aduk dalam otak para pendengar. Kejengkelan semakin membuncah saat sindiran itu bagaikan angin lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit KKN sudah lama ada, tetapi upaya mengobati dan mengamputasi serasa sulit. Memang benar efek gurita dari kasus korupsi di negeri ini sudah sangat mengakar sampai ke dalam elemen masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, terbongkarnya kasus manipulasi pajak yang melibatkan tokoh-tokoh terkenal patut diberi dukungan dan apresiasi oleh rakyat. Kesadaran warga membayar pajak ternyata tidak diimbangi dengan kesungguhan aparat berwenang dalam pengelolaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bongkar semua bentuk penyimpangan kekuasaaan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kita yakin bahwa penyakit kronis KKN ini tidak hanya berada di level atas, tetapi juga di tingkat bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mafia memang kejam dan tanpa pandang bulu. Rakyat kecil selalu menjadi korban. Mari kita bongkar. Gerakan amunisi rakyat sangat dibutuhkan demi melibas para mafioso di negeri ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7795745770423758520?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7795745770423758520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7795745770423758520' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7795745770423758520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7795745770423758520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/04/bongkar.html' title='Bongkar'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-3597151373940107219</id><published>2010-03-19T01:53:00.000-07:00</published><updated>2010-03-19T01:56:36.477-07:00</updated><title type='text'>Keadilan dalam Peradilan</title><content type='html'>&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/03/19/11043912/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS&lt;/span&gt; Jateng 19/3/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah acapkali kita melihat, membaca, dan mendengar perihal keadilan di peradilan. Sangat beda jauh antara putusan yang diharapkan masyarakat dengan senyatanya. Sangat menyayat hati saat orang yang buta hukum menjadi pesakitan karena ketidak tahuannya (lihat kasus Mbok Minah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalah artinya sebuah kesalahan dengan jatuhnya vonis yang jauh dari perbuatan. Begitu banyak orang kecil dengan perkara yang (mungkin) dia sendiri tak menyadarinya. Ujung akhir dari keputusan sangat melukai hati rakyat. Bila kita renungkan dan sadari memang beginilah nasib "orang kecil" sejak negara ini dijajah dan merdeka. Mereka selalu terpuruk ditengah hegemoni kekuasaan dan kemauan orang-orang berduit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah Dewi Keadilan yang didamba hadir di peradilan? Semua orang yang berurusan dengan peradilan berharap akan mendapatkan keadilan hakiki. Sebuah keadilan yang diketuk majelis hakim terhormat dan mulia karena semua putusannya didasari hati yang jernih, tulus, dan nurani yang tidak terpengaruh berbagai "kekuasaan" apa pun juga. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; FX TRIYAS HADI PRIHANTORO &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Surakarta. &lt;br /&gt;Warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-3597151373940107219?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/3597151373940107219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=3597151373940107219' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3597151373940107219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3597151373940107219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/03/keadilan-dalam-peradilan.html' title='Keadilan dalam Peradilan'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-2506601998525923522</id><published>2010-02-02T20:13:00.000-08:00</published><updated>2010-02-02T20:14:58.803-08:00</updated><title type='text'>Epistoholik Indonesia,  komunitas  "Penyengat"</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kompas&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Jateng 3/02/2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebah adalah salah satu hewan yang ditakuti/ disingkiri karena sengatan beracunnya. Disatu pihak sangat dibutuhkan karena produski madunya. Bahkan banyak para tabib yang memakai sengatan lebah sebagai salah satu alternatif penyembuhan.Demikian juga komunitas EI (Warga Epsitoholik Indonesia). &lt;br /&gt;Komunitas EI adalah sebuah komunitas yang egaliter, berpihak pada kebenaran demi kemasahalatan menjadikan salah satu kelompok penyeimbang dalam kehidupan.bermasyarakat dan bernegara.&lt;br /&gt;Ada salah satu suara warga yang bertanya, apakah EI itu? Mengapa sering menulis di kolom Surat Pembaca Kompas edisi Jawa Tengah?&lt;br /&gt;Berulang kali sudah dijabarkan dan dijelaskan oleh warga EI. Namun yang pasti EI adalah komunitas "penyengat". Bisa jadi ditakuti oleh siapa saja karena kekritisannya, satu sisi dibutuhkan karena menyuarakan suara masyarakat (kepentingan bersama).&lt;br /&gt;Pada Ulang Tahun ke 5 (27 Januari 2010) Komunitas EI harus semakin berani memberikan sengatan-sengatan yang lebih berkualitas dan membangun.&lt;br /&gt;Maka marilah terus menerus selalu menulis. Dengan tulisan di media massa merupakan alat penyengat ampuh bagi yang terkena. Harapannya dari tulisan tersebut ada upaya perbaikan demi keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-2506601998525923522?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/2506601998525923522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=2506601998525923522' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2506601998525923522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2506601998525923522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/02/epistoholik-indonesia-komunitas.html' title='Epistoholik Indonesia,  komunitas  &quot;Penyengat&quot;'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7640313331483669695</id><published>2010-01-26T23:10:00.000-08:00</published><updated>2010-01-26T23:13:36.304-08:00</updated><title type='text'>REDAM PROPINSIALISME</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/27/11094029/surat.pembaca"&gt;KOMPAS&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jateng 27 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham kebanggaan terhadap wilayah daerahnya sah dan memang harus. Dari sini akan muncul gerakan membangun daerah dengan tidak mudah terpesona dan tergiur segala produk daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya kemajuan suatu daerah sangat didukung oleh gerakan cinta yang mendalam warganya. Jika perlu berkorban sampai "titik darah penghabisan" jika ada yang melecehkan, tetapi janganlah berlebihan. Namun jika kita melihat aksi bonek (bondo nekat) suporter fanatik Persebaya kita wajib mengelus dada. Kecintaan berlebihan (propinsialisme) dengan segala aksi brutal sehingga merugikan, mendatangkan musuh dari saudara sendiri (daerah lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semboyan Bhinneka Tunggal Ika jangan hanya sebatas simbol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO SMA PL Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7640313331483669695?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7640313331483669695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7640313331483669695' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7640313331483669695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7640313331483669695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2010/01/redam-propinsialisme.html' title='REDAM PROPINSIALISME'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7923499609952597269</id><published>2009-12-28T02:34:00.000-08:00</published><updated>2009-12-28T02:36:03.634-08:00</updated><title type='text'>Natal Menyejukkan</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/12/24/16304621/surat.pembaca"&gt;KOMPAS Jateng&lt;/a&gt; 24/12/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri ini ibaratnya sedang mengalami sebuah problematika yang pelik. Ontran-ontran dengan berbagai kasus yang melibatkan masyarakat kelas bawah (kemiskinan, demonstrasi) dan menengah ke atas (adu argumentasi) membuat masyarakat umum bertambah bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran, kejujuran, dan keadilan adalah kata kunci demi kehidupan yang damai dan menyejukkan. Hal yang hakiki, semua sektor kehidupan mengharapkan suasana yang nyaman, kondusif dengan stabilitas ekonomi, sosial, politik, keamanan, dan budaya yang tertata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kita mengharapkan suasana Natal 2009 yang menyejukkan. Segala elemen masyarakat mengendapkan pikiran, mengurangi gejolak emosi, dan mengekang segala hawa nafsu kemurkaan yang dapat merugikan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyambutan hari Natal sangat identik dengan segala kegiatan sosial kemasyarakatan. Mari ajak masyarakat yang miskin dan termarjinalkan untuk ikut bergembira dan berbahagia di hari yang kudus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagi kebahagiaan dalam suasana Natal akan semakin menambah kesejukan dalam segala hal. Selamat hari Natal 2009 dan Mari Sambut Tahun Baru 2010 dengan niat yang lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro &lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7923499609952597269?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7923499609952597269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7923499609952597269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7923499609952597269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7923499609952597269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/12/natal-menyejukkan.html' title='Natal Menyejukkan'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6832674628971180457</id><published>2009-11-19T18:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T18:58:14.618-08:00</updated><title type='text'>(Ber-) langganan Banjir</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kompas Jateng&lt;/span&gt; 20/11/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hal baru di beberapa tempat wilayah Indonesia, terkhusus wilayah kota besar  berlangganan banjir. Oleh karena itu di awal-awal mulai musim penghujan sebenarnya sudah ada peringatan akan bahaya banjir. Bahkan ada beberapa wilayah sudah mengalaminya.&lt;br /&gt;Menjelang musim hujan,  kita (warga) harus bersiap dan waspada terhadap datangnya banjir di wilayah langganan. Dibutuhkan kearifan lokal dalam penanganannya, meskipun  upaya preventif dengan gotong royong membersihkan saluran dari sampah sudah dilakukan pra musim hujan. &lt;br /&gt;Namun dengan tidak imbangnya pembangunan fisik dengan kapasitas saluran pembungan air yang kurang memadai dimungkinkan wilayah langganan banjir akan semakin meluas.&lt;br /&gt;Status siaga dan kesiapan petugas serta dukungan SAR menjadi kebutuhan wilayah yang merupakan daerah waspada banjir. Bagaimanapun intensitas hujan yang kadang tidak terduga selalu menyisakan persoalan banjir.&lt;br /&gt;Sebuah kerbersamaan, gotong royong dan saling menolong menjadi kebutuhan dalam menumbuhkan sara bela rasa. Karena memang (ber) langganan banjir bukan sebuah kehendak masyarakat.&lt;br /&gt;Kondisi ini memang harus terjadi sebab kita sendiri sering mengabaikan tanda-tanda alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6832674628971180457?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6832674628971180457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6832674628971180457' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6832674628971180457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6832674628971180457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/11/ber-langganan-banjir.html' title='(Ber-) langganan Banjir'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4560378385926855002</id><published>2009-10-16T17:41:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T17:51:53.445-07:00</updated><title type='text'>Menggerakkan Kaum Muda</title><content type='html'>dimuat Surat Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kompas Jateng&lt;/span&gt; 17/10/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Oktober identik dengan bangkitnya kaum muda Indonesia. Pasalnya delapan puluh satu tahun silam (1928) segenap elemen kaum muda telah berikrar demi Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Satu bangsa, tanah air dan bahasa.&lt;br /&gt;Maka bukanlah heran upaya menggerakkan kaum muda sepanjang hayat demi menumbuhkan rasa cinta dan bangga kepada tanah air. Bukanlah sebuah perkara mudah.&lt;br /&gt;Sejalan dengan era globalisasi, transparansi dan pesatnya informasi kaum muda mudah terpengaruh dan terdegradasi ke titik nadir. Buktinya kaum muda Indonesia sering dianggap lemah dan kurang perdaya dalam menghadapi segala bentuk gempuran sosial, pengaruh demi identitas kebangsaan.&lt;br /&gt;Saatnya menggerakkan kaum muda dalam pertumbuhan semangat Patriotisme dan Nasionalisme. Semangat juang dan cinta tanah air haruslah menjadi pemicu untuk bangga akan bangsa dan tanah air Indonesia.&lt;br /&gt;Oleh karena itu sebuah keharusan di setiap lembaga pendidikan ditanamkan  Pendidikan Bela Negara, Gerakan cinta tanah air, semangat kebersamaan sosial terhadap segala permasalahan bangsa, sikap hormat, cinta dan saling mengasihi sesama makhluk Tuhan. Sebab melalui kaum muda yang pedulilah negara ini menjadi semakin beradab menuju kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan. Karena kaum muda sebagai tulang punggung negara!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;Warga Eipistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4560378385926855002?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4560378385926855002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4560378385926855002' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4560378385926855002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4560378385926855002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/10/menggerakkan-kaum-muda.html' title='Menggerakkan Kaum Muda'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6757639197032213027</id><published>2009-09-15T17:10:00.000-07:00</published><updated>2009-09-15T17:23:15.147-07:00</updated><title type='text'>Kepekaan Sosial DPR</title><content type='html'>Dimuat Surat Pembaca &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOMPAS&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Jateng 16/9/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh memprihatinkan kala mendengar, membaca dan melihat betapa besarnya kebutuhan anggaran  untuk pelantikan anggota DPR 2009-2014. Langkah tersebut bentuk sikap kekurang pedulian pada situasi dan kondisi kekinian masyarakat, bangsa dan negara.&lt;br /&gt;Mereka seakan tidak melihat kondisi bangsa  yang masih hidup dalam lingkup kemiskinan, kemelaratan ditambah adanya berbagai bencana. Seolah pmereka menutup mata akan kenyataan  riil.&lt;br /&gt;Bagaimanapun bentuk hajatan pelantikan bisa diminimalikan pembiayaannya. Bukti peningkatan anggaran pelantikan dari tahun 2004 dan tahun 2009  sebesar Rp. 15, 89 Juta perorang dari total Rp 11 miliar untuk 560 calon anggota DPR dan  132 calon anggota DPD.  Saat itu,  situasi kondisi bangsa tidak jauh berbeda besarnya anggaran ibaratnya tidak adanya kepekaan sosial.&lt;br /&gt;Seharusnya pihak Komisi Pemilihan Umum  sebagai penyelenggaran bisa menekan anggaran. Atau anggaran yang besar tersebut 10 persennya dialokasikan untuk membantu masyarakat yang sangat membutuhkan. Khususnya mereka yang tertimpa bencana.&lt;br /&gt;Hakekatnya sangat diperlukan kepedulian sosial anggota Dewan yang baru. Alih-alih uang saku yang mereka terima bisa di sumbangkan pula walau hanya sebagian.&lt;br /&gt;Bagaimana bapak/ibu anggota Dewan terhormat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Suralarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6757639197032213027?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6757639197032213027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6757639197032213027' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6757639197032213027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6757639197032213027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/09/kepekaan-sosial-dpr.html' title='Kepekaan Sosial DPR'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-3878802950618820914</id><published>2009-09-11T23:36:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T23:37:53.482-07:00</updated><title type='text'>Kepedulian Alumni</title><content type='html'>Pos Pembaca &lt;strong&gt;SOLOPOS&lt;/strong&gt; 12/9/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraknya ajakan bereuni di hari lebaran secara masif oleh alumni sekolah dari berbagai angkatan perlu dukungan bersama. Begitu pula dibutuhkan kepedulian alumni kepada almamaternya.&lt;br /&gt;Pertemuan antar angkatan bukan hanya sekedar nostalgia  dan pesta temu kangen saja. Tetapi dibutuhkan pula sebuah niat untuk membantu dan mengembangkan pendidikannya dulu demi kualitas sumber daya manusia Indonesia.&lt;br /&gt;Pengetukan hati nurani alumni sukses untuk membantu almamater yang bersifat membangun. Tentunya harus jeli akan kebutuhan yang berkaitan erat dengan pendidikan. Paling tidak buku-buku berkualitas menjadi kebutuhan anak didik agar mampu bersaing dengan bangsa lain.&lt;br /&gt;Paling tidak dengan aksi mengumpulkan buku (bekas) berkualitas dapat semakin melengkapi perpustakaan sekolah. Pengembangan institusi melalui buku yang berbobot bisa menumbuhkan niat membaca,menulis dan melahirkan pemikir intelektual sehingga mengangkat nama sekolah.&lt;br /&gt;Begitu pula gerakan membantu (beasiswa) siswa miskin agar lancar dalam memperolah pendidikan layak.&lt;br /&gt;Semua bisa berjalan semestinya bila kepedulian alumni bukan sekedar imajinasi. Bukti dan wujud konkrit sangat diharapkan. Selamat bertemu teman lama wahai alumni dan kepedulianmu sangat ditunggu alamater dan adik kelas khususnya buku yang bermutu dan bantuan pendidikan yang berkelanjutan. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;Warga Epsitoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-3878802950618820914?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/3878802950618820914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=3878802950618820914' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3878802950618820914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3878802950618820914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/09/kepedulian-alumni.html' title='Kepedulian Alumni'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-5571140570103305459</id><published>2009-08-09T21:30:00.001-07:00</published><updated>2009-09-15T17:29:08.590-07:00</updated><title type='text'>Dibutuhkan Rendra Baru</title><content type='html'>dimuat &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/08/10/13434094/surat.pembaca"&gt;Surat Pembaca&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kompas&lt;/span&gt; Jateng 10/8/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar berita berpulangnya Willibrordus Surendra Broto Rendra (WS Rendra) pada hari Kamis pukul 22.10 WIB. Segenap anggota civitas akademika SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo ikut merasa kehilangan.&lt;br /&gt;Sebab Si “Burung Merak” mempunyai ikatan yang sangat erat dengan SMA Yosef Solo. Sosok Rendra pernah mengenyam pendidikan SMA nya selama tiga tahun disini (1952 -1955). Oleh karenanya gerak langkah "ruh" WS Rendra di usahakan tetap mengakar pada siswa di SMA Yosef.&lt;br /&gt;Maka pengelolaan hati dan jiwa untuk mengerti makna kehidupan dan menolong yang lemah menjadi satu misi pendidikan penting menuju manusia berkarakter. Dengan menumbuhkan semangat sosial, simpati dan empati pada anak didik di semua jenjang sekolah.&lt;br /&gt;Maka dengan segenap hati siswa SMA Yosef mengadakan doa bersama dengan musikalisasi puisi Rendra demi menghantar Rendra (7/8). Tujuannya  menggugah hati siswa untuk mengerti makna  dalam perjalanan hidup. Mengerti hakekat pentingnya perjalanan hidup seorang satrawan, dramawan, penyair dan budayawan tangguh.&lt;br /&gt;Dengan demikian akan lahir  Rendra baru yang dapat mengharu birukan bangsa dan negara.&lt;br /&gt;Maka sekolah jangan menganaktirikan siswa yang menyukai seni dan sastra. Dibutuhkan penghargaan dan kesempatan kepada siswa untuk berekspresi dimanapun berada. Kesempatan itu harus dimulai dari keterbukaan Sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro.&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-5571140570103305459?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/5571140570103305459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=5571140570103305459' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5571140570103305459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5571140570103305459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/08/dibutuhkan-rendra-baru.html' title='Dibutuhkan Rendra Baru'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4894546793059935725</id><published>2009-07-14T22:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-14T22:37:51.338-07:00</updated><title type='text'>Bersama selamatkan air</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kompas&lt;/span&gt; Jateng 15 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pentingnya air bagi kehidupan manusia. Seperti halnya di negara maju masyarakatnya sudah mulai berfikir menyelamatkan air.  Sebab tantangan kehidupan kedepan adalah perebutan air.&lt;p class="MsoNormal"&gt;Oleh karena itu di masa musim kemarau ini dipastikan beberapa wilayah tanah air akan kekurangan air. Oleh karena itu menjadi kehendak dan kewajiban bersama untuk menyelamatkan air.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seperti dipaparkan sebagai bukti empiris bahwa air saat ini menjadi barang yang wajib dilestarikan. Banyak waduk yang mulai kekurangan debit air karena banyaknya lumpur. Bahkan di daerah Wonosobo lima tahun yang lalu ada 3.500 mata air namun saat ini sudah berkurung hampir 101 mata air.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ini berarti para pemangku kebijakan baik tingkat Kepala Desa sampai Bupati/Walikota harus mulai mawas diri. Pasalnya bila di negara yang katanya &lt;em&gt;loh jinawai karta raharja, &lt;/em&gt; menjadi ironis ketika kesulitan mendapatkan air.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saatnya bersama kita ikut menyelamatkan air melalui penanaman pohon, melestarikan lingkungan hutan dan ikut mengkampanyekan &lt;em&gt;stop global warming&lt;/em&gt;.Oleh karena itu sebuah gerakan satu orang menanam pohon bukan sekedar wacana namun menjadi gerakan bersama guna menampung resapan dan sebagai cadangan sumber air bagi kehidupan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4894546793059935725?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4894546793059935725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4894546793059935725' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4894546793059935725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4894546793059935725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/07/bersama-selamatkan-air.html' title='Bersama selamatkan air'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-8030484464776217135</id><published>2009-06-26T17:57:00.000-07:00</published><updated>2009-06-26T17:59:32.814-07:00</updated><title type='text'>Selamat Ulang Tahun "Kompas"</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng&lt;/strong&gt; 27 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menginjak usia ke-44 tahun menjadikan refleski bahwa kemapanan selalu tidak lepas dari berbagai ujian. Bahwa tidak mudah dalam mengarungi ketatnya pasang surutnya permediaan (koran)  di tanah air. Pasang surut dan terpaan cobaan pernah dirasakan pula.&lt;br /&gt;Namun Harian Kompas semakin mampu menunjukkan jati dirinya. Dengan Berbagai perubahan dan pelopor inovasi media moden.Perwajahan berbagai bentuk dengan mengkolaborasikan Tekknologi Informasi yang mengglobal.Maka di Era digitalpun menjadikan  Harian Kompas semakin kreatif dan revolutif dalam memberikan kemanjaan bagi pembacanya. Maka bukan hal yang menjadi kendala bagi pembaca setia untuk selalu mengikuti perkembanganya menginjak usia 44 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Ulang tahun Kompas. Semoga semangat memperjuangkan amanat hati nurani rakyat selalu bersemai dan tumbuh sesuai visi dan misi.Memperjuangkan kepentingan rakyat marginal, miskin, tersingkirkan, tersia-siakan dan terpinggirkan menuju keadilan dan kemakmuran bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu memberikan berita yang berimbang tanpa terkooptasi oleh kepentingan Penguasa.Membuktikan bahwa kemampuan memilahkan dalam memberikan informasi yang sangat dibutuhkan oleh pembaca.Sebab disinilah bentuk akurasi dan kepercayaan pembaca menjadi parameter diterimanya sebuah harian di hati rakyat&lt;br /&gt;Semoga Kompas tetap eksis dan tidak meninggalkan jati dirinya, sebagai media  komunikasi yang selalu setia menjadi "lidah" penyambung amanat rakyat. Hal yang sangat wajar bila  pembaca memberikan apresiasi positif demi gerak lajunya perkembangan media ini yang semakin ekploratif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-8030484464776217135?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/8030484464776217135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=8030484464776217135' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8030484464776217135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8030484464776217135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/06/selamat-ulang-tahun-kompas.html' title='Selamat Ulang Tahun &quot;Kompas&quot;'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4900217808154659967</id><published>2009-06-18T00:54:00.000-07:00</published><updated>2009-06-18T01:00:20.265-07:00</updated><title type='text'>Adu Janji</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/18/14252852/surat.pembaca"&gt;Kompas Jateng &lt;/a&gt;18/6/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dimungkiri janji merupakan harapan untuk menjadi lebih baik. Sebab janji mudah diucapkan namun kadang sangat sulit direalisasikan.&lt;br /&gt;Ibaratnya seorang penjual pasti berkeinginan daganganya laku keras. Segala upaya dilakukan demi menggaet konsumen. Namun sebenarnya ada hukum yang tidak tertulis dan sudah menjadi kesepakatan untuk tidak saling menjatuhkan.&lt;br /&gt;Demikian halnya saat para Calon Presiden (Capres), calon wakil presiden (cawapres) dan tim suksesnya saat masa kampanye. Adu janji sangat kasat mata karena memang memberi harapan bagi semua orang (rakyat).&lt;br /&gt;Berbagai janji pro rakyat memang sangat potensial untuk mendulang suara. Namun perlu  diingat janji haruslah ditepati. Meski sudah diadakan penandatanganan (perjanjian) sebagai kontrak politik namun rakyat harus cerdas.&lt;br /&gt;Teliti dan jeli dalam menelaah janji merupakan kunci untuk menjatuhkan pilihan. Mari kita semua mulai mengajak teman, saudara dan relasi untuk mencermati janji capres dan cawapres.&lt;br /&gt;Janji yang realistis dan  mencerdaskan sebagai bentuk bukti bahwa kejernihan dan ketulusan nurani untuk tidak membohongi rakyat. Maka janji bukanlah hanya jargon semata sebab nantinya rakyat perlu bukti tidak sekedar adu janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga epsitoholik Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4900217808154659967?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4900217808154659967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4900217808154659967' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4900217808154659967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4900217808154659967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/06/adu-janji.html' title='Adu Janji'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-826481986474559106</id><published>2009-05-18T02:14:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T02:18:47.492-07:00</updated><title type='text'>Proaktif Rakyat</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://epaper.kompas.com/"&gt;Kompas&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Jateng 18/5/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil rekapitulasi akhir Komisi Pemilihan Umum (KPU) hasil dari pemilihan Legislatif sejumlah 49,6 Juta Orang Tak Memilih (29,01 persen) dari jumlah pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap&lt;br /&gt;Berbagai tudingan dari ketidakmutkhiran data KPU dan berbagai persoalan yang mengiringinya sehingga angka golput tinggi dalam pileg 2009. Menjadikan bentuk penyadaran bahwa rakyat perlu proaktif dalam berpartisipasi dalam proses demokrasi.&lt;br /&gt;Oleh karena itu berbagai pesan melalui SMS, iklan di media cetak dan elektronik agar rakyat aktif  dalam menctatkan diri sebagai pemilih dalam pemilihan Presiden (Pilpres) bentuk dari koreksi yang positif. Sebab tanpa gerakan, ajakan dan kesungguhan dalam berpartisipasi dalam memilih pemimpin bangsa menjadikan kecacatan dalam proses demokrasi yang mengutakan kepanetingan rakyat.&lt;br /&gt;Sangat ditunggu partisipasi rakyat dalam pilpres 2009. Sehingga legitimasi  Presiden RI 2009-2014 dapat dipertanggungjawabkan. Sebab rakyat sudah menjatuhkan pilihan yang sesungguhnya. Rakyat memang harus proaktif menjadi pemilih, penjaga, mengamankan dan mengawal proses demokrasi lima tahunan ini menjadi  semakin berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-826481986474559106?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/826481986474559106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=826481986474559106' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/826481986474559106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/826481986474559106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/05/proaktif-rakyat.html' title='Proaktif Rakyat'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-3572327156859527052</id><published>2009-05-13T20:23:00.000-07:00</published><updated>2009-05-13T20:31:17.191-07:00</updated><title type='text'>KPK tanpa Antasari ?</title><content type='html'>Surat Pembaca, &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Jateng 14/5/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu -minggu terakhir ini, kasus ditangkap dan dipenjarakannya Antasari Ashar menjadi berita utama media. Pengungkapkan kasus pembunuhan tingkat tinggi yang diduga melibatkan berbagai tokoh dan Ketua komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&lt;br /&gt;Tidak dimungkiri bahwa nama Antasri langsung anjlok ke titik nadir berkenaan diduga sebagai dalang pembunuhan terhadap Nasrudin. Padahal dua tahun terakhir nama Antasri sangat tersohor atas kepemimpinanya di KPK. Sosok yang sangat jeli, lugas, tegas dan tanpa kompromi dalam memberantas korupsi di negeri ini.&lt;br /&gt;Antasari identik dengan KPK. Figur yang sudah menjadi citra positif dan menjadi acuan bagi masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Sayangnya nila setitik rusak susu sebelanga.&lt;br /&gt;Lalu bagaimanakah citra KPK selanjutnya tanpa Antasari? Inilah yang selalu menjadi pemikiran masyarakat pada umumnya. Masih mampukan KPK menjalankan fungsi dan tugasnya secara prima?&lt;br /&gt;Kepemimpinan bersama sudah menjadi keputusan. Namun pengungkapan , ketegasan dan kelanjutan berbagai kasus yang masih menumpuk sangat diharapkan masyarakat agar seger dituntaskan pula.&lt;br /&gt;Masyarakat akan selalu mendukung segala upaya dalam menuntaskan bahya korupsi di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-3572327156859527052?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/3572327156859527052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=3572327156859527052' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3572327156859527052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3572327156859527052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/05/kpk-tanpa-antasari.html' title='KPK tanpa Antasari ?'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7047168932089429806</id><published>2009-04-02T22:14:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T22:18:20.640-07:00</updated><title type='text'>Bhinneka Tunggal Ika Harga mati</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;em&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/03/10452538/surat.pembaca"&gt;Kompas&lt;/a&gt;&lt;/em&gt; Jateng 3/4/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a id="pilih" onmouseover="stm(Text[8],Style[5])" style="COLOR: #67a50a; BORDER-BOTTOM: #67a50a 1px solid; TEXT-DECORATION: underline"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; adalah negara multi, negara heterogen. Jadi, semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah harga mati. Di negeri ini terdapat keragaman suku bangsa, agama, golongan, kultur, dan bahasa yang merupakan kekayaan hakiki.&lt;br /&gt;Sejak awal, &lt;a id="pilih" onmouseover="stm(Text[8],Style[5])" style="COLOR: #67a50a; BORDER-BOTTOM: #67a50a 1px solid; TEXT-DECORATION: underline"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; bukan negara homogen. Keindahan negeri ini terletak pada segala keunikannya dan semua keragaman yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI P&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7047168932089429806?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7047168932089429806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7047168932089429806' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7047168932089429806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7047168932089429806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/04/bhinneka-tunggal-ika-harga-mati.html' title='Bhinneka Tunggal Ika Harga mati'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7063712645483084049</id><published>2009-04-01T20:25:00.000-07:00</published><updated>2009-04-01T20:27:59.256-07:00</updated><title type='text'>Kompensasi dan BLT</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 2/4/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian kompensasi (pengembalian uang) dari kenaikan Bahan Bakar Minyak yang ditetepkan Pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT). Kompensasi BLT akan membantu rakyat miskin agar tidak merasa berat dalam memenuhi kebutuhan hidup karena kena imbas dengan kenaikan bahan pokok.&lt;br /&gt;Maka program BLT ini biasanya bergulir seiring dengan kenaikan BBM. Logikanya pula bila harga BBM turun berarti kebutuhan Rakyat semakin ringan maka program BLT harusnya juga dihentikan.&lt;br /&gt;Meski program ini selalu melahirkan pro dan kontra dalam pelaksanaannya namun rasa empati Pemerintah wajib dihormati dan dihargai. Namun yang menjadi lucu saat BBM sudah turun sampai 3 kali toh BLT jalan terus. Itu berarti program kompensasi apa lagi? Apakah bentuk komensasi BBM turun?&lt;br /&gt;Dan yang menjadi masalah lagi ketika BLT juga diberikan saat masa kampanye menjelang Pemilu. Maka tidak mengherankan bila banyak kritikan dalam pembagian  harga kebutuhan pokok. Bukannya BLT jalan terus, karena jelas sudah salah arah dan tuBLT kali ini.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pada hematnya dengan turunya BBM harusnya diimbangi dengan turunyajuan dari pengadaaan program BLT itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga Epsitoholik Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7063712645483084049?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7063712645483084049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7063712645483084049' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7063712645483084049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7063712645483084049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/04/kompensasi-dan-blt.html' title='Kompensasi dan BLT'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6200604628394670754</id><published>2009-03-16T18:13:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T18:15:46.348-07:00</updated><title type='text'>Ketidakpercayaan diri Caleg</title><content type='html'>Pos Pembaca, &lt;em&gt;&lt;a href="http://http://www.solopos.co.id:81/pospembaca.asp"&gt;SOLOPOS&lt;/a&gt;&lt;/em&gt; 16/3/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat baliho, pamflet maupun spanduk calon anggota legislatif (Caleg) yang bertebaran di jalan-jalan raya, saya melihat sebuah fenomena umum. Mereka terbukti banyak yang tidak mempunyai rasa percaya diri.Sebagian besar “wajah” caleg dibayang-bayangi oleh kebesaran tokoh (negarawan, politikus maupun agamawan). Bahkan ironisnya banyak Caleg yang numpang beken pada anaknya yang artis, pemain bola (dalam maupun luar negeri) maupun artis (musisi budayawan).Lalu bagaimana masyarakat menentukan pilihan jika Caleg tidak percaya diri? Apakah setelah menjadi wakil rakyat, mereka mampu menyampaikan suara rakyat?Idealnya, saat mereka meminta dukungan, perlu dibuktikan dalam alat peraga kampanye kiprahnya dalam kegiatan sosial, budaya, pendidikan dan lain-lain. Dengan dukungan gambar bukti keterlibatan Caleg dalam kegiatan kemasyarakatan, menandakan kepercayaan dirinya besar. Kemampuan menyampaikan aspirasi rakyat akan layak diandalkan. Oleh karena itu, masyarakat tinggal menunggu, strategi apa dari Caleg pada kampanye terbuka. Sebab aspirasi rakyat perlu sebuah saluran yang benar dan meyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6200604628394670754?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6200604628394670754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6200604628394670754' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6200604628394670754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6200604628394670754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/03/ketidakpercayaan-diri-caleg.html' title='Ketidakpercayaan diri Caleg'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-2125560823685653823</id><published>2009-03-02T19:03:00.000-08:00</published><updated>2009-03-02T19:09:21.831-08:00</updated><title type='text'>Caleg Egois</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas &lt;/em&gt;Jateng 3/3/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melihat berbagai spanduk, baliho, pamflet, stiker yang merupakan propaganda para calon anggota legislatif di berbagai sudut wilayah/kota, sangat kental bentuk egoisme dan individualisme mereka.&lt;br /&gt;Hal itu dibuktikan banyaknya alat peraga yang dibuat hanya menonjolkan "kelebihan" pribadi masing-masing. Unsur kerjasama dengan semangat gotong royong dan persatuan (meski) satu partai pun kelihatan sangat sedikit.&lt;br /&gt;Seandainya para caleg dalam satu parta bersatu dalam mengkampanyekan diri, kesemrawutan pemasangan spanduk tak akan terjadi. Keasrian dan keindahan lingkungan pun terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA PL. Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-2125560823685653823?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/2125560823685653823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=2125560823685653823' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2125560823685653823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2125560823685653823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/03/caleg-egois.html' title='Caleg Egois'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-2871754336706690255</id><published>2009-02-24T23:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-24T23:45:08.055-08:00</updated><title type='text'>Sosialisasi Pemilu</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas &lt;/em&gt;Jateng 25/2/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kritik terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum  dan kesiapannya menghadapi Pemilu April nanti. Salah satunya kebingungan masyarakat terhadap sah tidaknya suara dalam Pemilu dalam hal mencentang.&lt;br /&gt;Apalagi ada sebuah rumor baru berkenaan hendak dianulirnya lagi pasal 214 (sahnya pilihan dengan suara terbanyak bagi calon anggota legislatif) dari UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu. Kelak  masyarakat akan semakin bingung lagi. Pasalnya sosialisasi dari alat peraga caleg berbeda dengan kenyataan  akan membuat kendala di lapangan.&lt;br /&gt;Contoh terbaru terbaru dari mencoblos menjadi mencentang saja masih banyak yang belum paham, apalagi aturan berkenaan dengan sah tidaknya suara. Oleh karena itu perlu sosialisasi Pemilu yang benar secara terus menerus. Jangan sampai kisruh pada 9 April.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-2871754336706690255?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/2871754336706690255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=2871754336706690255' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2871754336706690255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2871754336706690255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/02/sosialisasi-pemilu.html' title='Sosialisasi Pemilu'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-2170287277530629583</id><published>2009-02-16T19:51:00.000-08:00</published><updated>2009-02-16T19:58:03.051-08:00</updated><title type='text'>Cermin bagi Legislatif</title><content type='html'>Surat Pembaca, harian &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Joglosemar&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; 16/2/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanya untuk menyurutkan nyali bagi calon legislatif (Caleg), tapi inilah sebuah fakta. Di mana, jadi legislator tidaklah mudah. Sampai maut pun harus dijalani seperti yang terjadi di Sumatra Utara. Ketua DPRD Sumut Abdul Azis Angkat, harus meregang nyawa saat aksi demo masyarakat akan tuntutan provinsi baru Tapanuli Utara(3/2/09).&lt;br /&gt;Oleh karena itu, bagi calon anggota legislatif (Caleg) janganlah nanti setelah menjadi anggota legislatif ingkar janji. Lupa akan jargon, semboyan, minta restu yang sekarang marak bertebar di mana-mana.&lt;br /&gt;Sebab, bila sudah duduk di kursi dewan kadang lupa akan masa lalu. Lupa akan janji untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Lupa bahwa melalui dukungan rakyatlah mereka bisa menjadi anggota legislatif yang terhormat.&lt;br /&gt;Maka peristiwa di DPRD Sumut sebagai pembelajaran dan peringatan para Caleg. Jika belum siap jiwa raga masih ada waktu untuk mengundurkan diri. Sebab anggota legislatif bukan satu-satunya tempat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-2170287277530629583?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/2170287277530629583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=2170287277530629583' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2170287277530629583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2170287277530629583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/02/cermin-bagi-legislatif.html' title='Cermin bagi Legislatif'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-1965544080577424274</id><published>2009-01-29T01:42:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T01:45:52.939-08:00</updated><title type='text'>Keteladanan Pejabat</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 28/1/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah keteladanan memang harus tumbuh dari dalam diri manusianya. Seperti halnya dalam hal budaya anti korupsi. Meski "upeti" sudah di depan mata namun bila mental spiritual untuk tidak mau menerima sudah ada dalam pribadinya, maka sebuah upaya "tanda terimakasih" tetap akan ditolak secara halus.&lt;br /&gt;Begitulah seharusnya mental keteladanan pejabat kita, kalau menghendaki negara ini segera menuju keadilan dan kemakmuran. Oleh karena itu dengan maraknya publikasi dan kampanye calon anggota Legiuslatif (Caleg) akan bentuk kepedulian perjuangan demi kepentingan rakyat janganlah slogan belaka. Sebab sudah banyak contoh setelah mereka jadi anggota legislatif mental dan perbuatannya tidak menunjukkan keteladan seorang pejabat publik.&lt;br /&gt;Keteladanan pejabat memang harus diawali dari peristiwa kecil, seperti menolak menerima amplop meski itu sebagai bentuk ucapan syukur dan terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;Warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-1965544080577424274?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/1965544080577424274/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=1965544080577424274' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1965544080577424274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1965544080577424274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/01/keteladanan-pejabat.html' title='Keteladanan Pejabat'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-1050284124053863097</id><published>2009-01-16T22:44:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T22:46:12.838-08:00</updated><title type='text'>Budaya Turun</title><content type='html'>dimuat Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 17/01/09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pasti bahwa harga bahan bakar minyak mengalami penurunan harga untuk ketigakalinya. Sudah dipastikan masyarakat berharap akan terjadi penurunan harga kebutuhan pokok lain (sembako) dan juga penurunan tarif angkutan umum.&lt;br /&gt;Namun sudah diprediksi pula bahwa harga-harga yang sudah terlanjur naik sulit untuk turun. Berbagai alasan muncul untuk tarif angkutan karena suku cadang kendaraan belum turun dan berbagai alasan lain.&lt;br /&gt;Budaya segera turun belum menjadi kebiasaan kehidupan di Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab. Sebab contoh maju terus pantang mudur dan budaya enggan turun juga sering dicontohkan  oleh para pejabat publik (birokrat). Meski berbagai kasus penyelewengan,  penyimpangan (korupsi) sudah terkuak lebar, namun berbagai alibi untuk membela diri dan tetap berupaya duduk di "kursi empuknya" sudah menjadi kehendak.&lt;br /&gt;Maka wajar pula jika masyarakat meniru tingkah polah mereka. Termasuk para pelaku usaha dan pelaku angkutan yang enggan juga menurunkan tarif meski BBM sudah turun secara bertahap sampai tiga kali dalam kurun waktu dua bulan.&lt;br /&gt;Perlu sikap peduli dalam membiasakan budaya turun dan ketegasan sikap Pemerintah demi kepentingan yang lebih luas karena masyarakat sudah sangat terpuruk sebagai efek krisis global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-1050284124053863097?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/1050284124053863097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=1050284124053863097' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1050284124053863097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1050284124053863097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2009/01/budaya-turun.html' title='Budaya Turun'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4303632451084380462</id><published>2008-12-30T18:19:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T18:33:11.927-08:00</updated><title type='text'>Tahun Caleg</title><content type='html'>Surat Pembaca, &lt;em&gt;KOMPAS &lt;/em&gt;Jateng 31/12/08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski krisis finansial melanda dan imbasnya menggulung pelaku usaha di Indonesia, para calon legislatif terus berlomba berbuat baik.&lt;br /&gt;Mereka gencar membuat spanduk, baliho, brosur, pamflet, dan sebagainya yang bertebaran di jalan raya. Tujuannya meminta restu agar pencalonannya sebagai pengemban amanat rakyat mendapat dukungan.&lt;br /&gt;Namu, apakah mereka mampu memenuhi semua janjinya setelah terpilih tahun 2009 nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4303632451084380462?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4303632451084380462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4303632451084380462' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4303632451084380462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4303632451084380462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/12/tahun-caleg.html' title='Tahun Caleg'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4892470883745559520</id><published>2008-12-09T02:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T02:02:28.050-08:00</updated><title type='text'>Ko(rup)tor</title><content type='html'>dimuat, Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 9 Desember 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari ini di televisi kita lihat iklan salah satu partai politik meneriakan kata ”tidak” dengan mengepalkan tangan penuh semangat. Mereka mengatakan tidak korupsi dan berantas.&lt;br /&gt;Korupsi merupakan tindakan kotor karena sangat merugikan kepentingan masyarakat. Maka dari itu, semangat peringatan hari Anti Korupsi Sedunia pada tanggal 9 Desember bukanlah hanya sebuah peringatan dengan jargon-jargon belaka. Perlu tindakan konkrit dan berkesinambungan untuk memberantas korupsi.&lt;br /&gt;Masyarakat sudah terlalu banyak dirugikan. Maka marilah bersama menyatukan tekad, sikapdan tindakan untuk selalu mengatakan bahwa koruptor merupakan perilaku kotor yang menjadikan negara tekor (rugi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;Warga Epsitoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4892470883745559520?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4892470883745559520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4892470883745559520' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4892470883745559520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4892470883745559520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/12/koruptor.html' title='Ko(rup)tor'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6507821405104775611</id><published>2008-11-28T20:35:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T20:42:36.895-08:00</updated><title type='text'>Selamatkan Pepohonan</title><content type='html'>Dimuat Dalam Surat Pembaca Kompas Jateng 29/11/08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bepergian berkendaraan, sepanjang perjalanan terlihat pamflet dan poster calon anggota Legislatif (caleg) yang mempromosikan dirinya.&lt;br /&gt;Ironsisnya, fasilitas yang dimanfaatkan adalah pohon-pohon yang bersinggungann dengan badan jalan. Seolah partai politik  dan caleg berebutan untuk memanfaatkan :”tubuh” pohon yang tersisa.&lt;br /&gt;Sayang sekali mereka mengabaikan berbagai imbauan dari masyarakat peduli lingkungan. Tanpa memedulikan kelestarian lingkungan , berbagai sarana (paku, kawat) menancap di pohon yang seharusnya dilindungi.&lt;br /&gt;Gerakan selamatkan pohon jangan hanya sebatas wacana tanpa implikasi. Hanya melalui contoh nyata dengan saling mengingatkan dan tidak merusak, gerakan itu akan menjadi gerakan yang mengakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Larisnya Program Magister&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;dimuat dalam Surat pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 15/11/08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas mutu lulusan Perguruan Tinggi (PT)  memang lagi menjadi sorotan. Hal yang paling absurd bahwa Lulusan PT kurang profesional sehingga tidak mudah langsung beradaptasi di dunia kerja. Akhirnya penggangguran PT semakin signifikan peningkatannya tiap tahun.&lt;br /&gt;Kesulitan  mencari pekerjaan tidak dipungkiri banyak yang studi lanjut ke program Magister  atau Pasca Sarjana.  Alhasil kelak lulusan Magisterpun akan melonjak. Ironisnya Pasar dunia kerja kadang tidak sanggup menetapkan standar gaji bagi mereka. Akhirnya mereka menjadi pengganggur pula.&lt;br /&gt;Oleh karena itu perlu sebuah regulasi demi jaminan mutu lulusan dengan larisnya Program Magister. Pasalnya banyak Perguruan Tinggi Swasta jyang memiliki  jumlah Sarjana S2 lebih banyak keimbang lulusa  S1..&lt;br /&gt;Tidak mengherankan pula banyak lulusan S2 yang masih muda. Namun apakah mereka sanggup menanggung beban tanggung jawab tugas sesuai klasifikasi Ijasah/sertfikat yang di dapat? Ini yang perlu dipikirkan bersama demi kualitas mutu pendidikan yang semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6507821405104775611?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6507821405104775611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6507821405104775611' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6507821405104775611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6507821405104775611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/11/selamatkan-pepohonan.html' title='Selamatkan Pepohonan'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-8035793900351110170</id><published>2008-10-02T20:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-02T20:52:37.458-07:00</updated><title type='text'>Ketega(s)an Sanksi</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 3/10/08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sanksi bagi PNS yang mangkir", begitulah judul berita harian Kompas edisi Minggu 28 September 2008 halaman 4. Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS)  yang melanggar karena tidak taat aturan dalam menggunakan hari libur lebaran mendapat sanksi teguran, pencopotan jabatan sampai pemecatan.&lt;br /&gt;Sudahkan ketegasan dan ketegaan (tanpa kompromi/tidak main-main) atasan dalam memberikan sanksi (hukuman) benar-benar teraktualisasi? Pasalnya molor dalam menggunakan hari libur guna merayakan lebaran dengan mudik, beranjangsana, bersilaturahmi dan bernostalgia sudah menjadi acara rutinitas tahunan.&lt;br /&gt;Namun demikian pelangaran demi pelanggaran oleh PNS, juga masih terjadi dengan tidak masuk kerja tepat pada waktunya. Sebab, negoisasi pengampunan dan ketidak tegaan Pimpinan,  bagi PNS yang mangkir dengan memberikan sanksi yang seharusnya juga sudah menjadi pembiasaan.&lt;br /&gt;Oleh karena itu guna mengembalikan mental disiplin, taat, tertib karena PNS adalah abdi masyarakat perlu sebuah ketegasan dalam sanksi (hukuman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-8035793900351110170?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/8035793900351110170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=8035793900351110170' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8035793900351110170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8035793900351110170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/10/ketegasan-sanksi.html' title='Ketega(s)an Sanksi'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-1735598047944609206</id><published>2008-09-12T18:40:00.000-07:00</published><updated>2008-09-12T18:46:23.624-07:00</updated><title type='text'>Pengawasan Parsel Lebaran</title><content type='html'>Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 13/9/08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang hari raya lebaran pengusaha parcel sedikit memanen rejeki. Dipastikan omzet meningkat sesuai banyaknya pesanan.&lt;br /&gt;Sudah sejak beberapa tahun lalu pengawasan pengiriman parsel oleh Pengusaha kepada pejabat Pemerintahan diperketat. Sebab ada indikasi parcel yang dikirimkan berbau KKN (korupsi Kolusi Nepotisme) sehingga dapan menjadi fulus (pelicin) untuk sebuah proyek.&lt;br /&gt;Prinsipnya sebuah penyimpangan yang terjadi sampain sekarang berkenaan dengan mental atau kualitas dari manusianya. Apabila konsisten pada prinsip hidup pastik dapat menghindaru segala godaan.&lt;br /&gt;Jadi pengiriman parsel  dengan pengawasannya merupakan tugas dan  tanggung jawab kita bersama. Seluruh elemen bangsa yang berkehendak menjadikan negara ini bersih dari tindakan penyuapan dan korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRiyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-1735598047944609206?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/1735598047944609206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=1735598047944609206' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1735598047944609206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1735598047944609206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/09/pengawasan-parsel-lebaran.html' title='Pengawasan Parsel Lebaran'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4332632557734784969</id><published>2008-08-23T02:22:00.000-07:00</published><updated>2008-08-23T02:25:15.163-07:00</updated><title type='text'>GURU SMA PL SOLO TERIMA PENGHARGAAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_XMoYdQLI/AAAAAAAAAGI/9hbauF9rf6Q/s1600-h/media+1.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237641503653576882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_XMoYdQLI/AAAAAAAAAGI/9hbauF9rf6Q/s320/media+1.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;halaman utama harian &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Joglosemar&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; 14 Agustus 2008&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;SOLO (Joglosemar):&lt;/strong&gt; "Berita penghargaan itu membuat saya tidak bisa tidur semalaman, Informasinya sangat tiba-tiba, baru tadi via telpon." kata FX Triyas Hadi Prihantoro, guru SMA Pangudi Luhur (PL) Santo Yosef Surakarta kepada Joglosemar menjelang berangkat ke Jakarta, Selasa (12/8).&lt;br /&gt;Di Solo Triyas dikenal sebagai guru yang atif menulis opini di berbagai media cetak. Salah satu artikel yang ditulisnya berjudul Dari Gaptek Menuju Melek Iptek yang dimuat di harian Kompas tanggal 26 Nopember 2007, dinyatakan sebagai karya jurnalistik terbaik tingkat Nasional oleh Departemen Pendidikan Nasional.&lt;br /&gt;Tulisan tersebut menurut Triyas, tampil dari 772 naskah artikel di media massa dalam kurun waktu Juni 2007 sampai Mei 2008, yang dinilai oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas. Hadiah dan penghargaan diberikan oleh Mendiknas di Jakarta, Kamis (14/8) hari ini.&lt;br /&gt;Dibalik penghargaan itu diakui telah melalui proses yang panjang sebelum dirinya mapan sebagai kolumnis. " Saya senang dunia tulis menulis sejak kuliah di UKSW Salatiga. Di SMA Yosef Solo ini saya juga menjadi pendamping kegiatan ekstra Jurnalistik. Kemudian tahun 2003 saya menadapat pelatihan Jurnalistik oleh Yayasan di Bandungan Ambarawa".&lt;br /&gt;Bermula dari pelatihan tersebut, kemudian mencoba menulis. Ternyata artikel pertamanya berjudul Plus Minus Full Day School, langsung dimuat di koran lokal Solo. Triyaspun ketagihan, hingga kini sudah ada lebih dari seratus opininya dimuat, plus sekitar 400 surat pembaca. (lea)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4332632557734784969?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4332632557734784969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4332632557734784969' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4332632557734784969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4332632557734784969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/08/guru-sma-pl-solo-terima-penghargaan.html' title='GURU SMA PL SOLO TERIMA PENGHARGAAN'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_XMoYdQLI/AAAAAAAAAGI/9hbauF9rf6Q/s72-c/media+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6732475200634175172</id><published>2008-07-31T05:05:00.000-07:00</published><updated>2008-07-31T05:07:55.087-07:00</updated><title type='text'>Prokarsih</title><content type='html'>Surat Pembaca harian &lt;a href="http://harianjoglosemar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=20574&amp;amp;Itemid=1"&gt;&lt;em&gt;Joglosemar&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; 31 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering mendengar kata Prokarsih (program kali bersih). Sebuah gerakan kebersihan lingkungan yang harusnya kontinyu dilaksanakan secara terprogram. Sebuah lingkungan kali (sungai) yang bersih akan berimplikasi pada kenyamanan lingkungan, terhindarnya dari banjir saat musim hujan dan terjaganya kesehatan. Sebab itu Prokarsih menjadi penting bila kesadaran masyarakat secara individual maupun komunitas sudah menjadi budaya. Karenanya di  musim kemarau ini, ajak warga untuk membersihkan sungai di lingkungan kita yang mungkin sudah sarat dengan sampah dan terjadinya sedimentasi. Kalau saluran air (sanitasi) belum ada perlu sebagai prioritas pembangunan secara swadaya.Jangan ada kata penyesalan saat musim hujan tiba dan banjir melanda lingkungan kita. Sebab kita sendiri tidak berupaya menjaga lingkungan dan berinisiatif mengantisipasi segala yang mungkin terjadi di musim hujan. Air sangat dibutuhkan tetapi juga menjadi ancaman manusia bila kita tidak menjaganya dengan arif. Galakkan Prokarsih kembali mulai saat ini sebelum ada kata terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;warga Epsitoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6732475200634175172?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6732475200634175172/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6732475200634175172' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6732475200634175172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6732475200634175172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/07/prokarsih.html' title='Prokarsih'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6913751373043920844</id><published>2008-07-18T19:39:00.000-07:00</published><updated>2008-07-18T19:40:59.129-07:00</updated><title type='text'>Mati lampu dan tertib berlalu lintas</title><content type='html'>dimuat dalam Pos Pembaca &lt;em&gt;&lt;strong&gt;SOLOPOS&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; 19 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari terakhir PLN mengumumkan adanya pemadaman listrik secara bergilir. Penyebabnya pasokan BBM dan ada perbaikan pembangkit Jawa-Madura.Idealnya memang pemadaman bergilir pada siang hari. Yang menjadi persoalan saat pemadaman listrik kadang sosialisasi/pemberitahuan  tidak sampai kepada masyarakat. Seperti halnya yang pernah penulis alami, saat pulang sekolah arus lalu lintas sangat ramai karena banyak pengendara anak sekolah. Pengendara tidak tahu bila listrik mati. Maka bisa dibayangkan saat mereka bertemu di perempatan jalan. Ada yang berusaha mendahului dan berhenti di tengah jalan sambil melihat lampu lalu lintas.Sayangnya saat aliran listrik padam, tidak banyak polisi lalu lintas yang berjaga. Idealnya PLN berkoordinasi dengan polisi saat kondisi seperti ini, dalam upaya menjaga ketertiban di jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo, warga Epistoholik Indonesia&lt;br /&gt;(Sabtu, 19 Juli 2008 )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6913751373043920844?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6913751373043920844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6913751373043920844' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6913751373043920844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6913751373043920844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/07/mati-lampu-dan-tertib-berlalu-lintas.html' title='Mati lampu dan tertib berlalu lintas'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4992136960355674983</id><published>2008-07-01T05:08:00.000-07:00</published><updated>2008-07-01T05:09:52.900-07:00</updated><title type='text'>SELAMAT HUT "KOMPAS</title><content type='html'>dimuat dalam Surat Pembaca &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kompas &lt;/span&gt;Jogja 30 Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Tahun 2004, Harian Kompas meraih penghargaan media terbaik mengenai  information value, dengan skor 17,69 kategori bagus. Dan untuk media  performance, 2004 juga menduduki peringkat pertama dengan skor 26,51 kategori  bagus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitu juga tahun 2006 Kompas menjadi Surat Kabar Terbaik menurut IBBA  (Indonesian Best Brand Award). Sebuah ajang merek-merek terbaik Indonesia yang  diselenggarakan lembaga Riset dan Pemasaran MARS bekerja sama dengan majalah  SWA. Merupakan penghargaan ke-4 sejak 2003.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prestasi terbaik memang layak disandang oleh harian ini. Pasalnya, memang  sebuah koran yang mempunyai peran penting dalam membentuk civil society yang  kritis, dinamis, dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Dengan  penyajian berita yang berimbang (cover both side), independen, obyektif, dan  memberikan opini serta analisis kritis semakin membentuk karakter Kompas sebagai  media besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan usia 43 tahun bulan ini, Kompas perlu selalu meningkatkan kualitas  pemilihan berita (news selection). Harus semakin meningkatkan dimensi berita  yang memiliki kedekatan psikologis (emosi) dengan pembaca (proximity  psikografis).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti halnya dengan kemunculan Kompas update, menunjukkan kepekaan akan  kebutuhan pembaca setia. Begitu pula tiap terbitan Kompas selalu memberi  suplemen berita daerah yang tentu harapannya semakin mendekatkan diri kepada  pembaca daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun Kompas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Fx Triyas Hadi Prihantoro&lt;/strong&gt; Guru SMA Pangudi Luhur Santo  Yosef Surakarta&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4992136960355674983?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4992136960355674983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4992136960355674983' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4992136960355674983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4992136960355674983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/07/selamat-hut-kompas.html' title='SELAMAT HUT &quot;KOMPAS'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4980340275783325972</id><published>2008-06-29T02:47:00.000-07:00</published><updated>2008-06-29T02:51:13.717-07:00</updated><title type='text'>Hotspot Gratis di Sekolah</title><content type='html'>joglosemar 27 Juni 2008&lt;br /&gt;SOLO (Joglosemar): SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta bakal meluncurkan area hotspot gratis di lingkungan sekolah. Menurut Guru SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta FX Triyas Hadi Prihantoto, launching hotspot dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 28 Juni 2008 jam 09.00 WIB. “Di era teknologi informasi (IT), SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta perlu ikut mengadakan revolusi teknologi masuk sekolah. Hal itu sebagai upaya menyejajarkan pendidikan melalui pembelajaran yang mengglobal,” ujarnya, Kamis (26/6). Dijelaskan Triyas, sebelumnya SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta telah melaunching portal web setahun yang lalu (http://styosef.pangudiluhur.org), dan dilanjutkan portal e-learning (http: //www.yosefelearning. sch. id). Selanjutnya pada Sabtu (28/6), area hotspot akan dibuka. “Area hotspot merupakan sarana yang sangat vital dan dibutuhkan di era globalisasi ini guna menyeimbangkan ketertinggalan. Dengan demikian pendidikan di SMA Yosef semakin terbuka, selangkah ke depan dan transparan,” paparnya.Diharapkan setelah menjadi area hotspot, baik siswa, guru, dan karyawan dapat dengan mudah mengakses segala informasi yang dibutuhkan di lingkungan sekolah. Hal ini, kata Triyas, dalam upaya mendukung pembelajaran e-learning, sehingga keluarga besar SMA Yosef, alumni, dan masyarakat sekitarnya tidak lagi gaptek alias gagap teknologi.Pemasangan area hotspot ini bekerjasama dengan Telkom Speedy dalam program Internet Goes to School dengan aktivasi unlimited. “Jadi kapan saja dapat diakses dengan kecepatan 1 MBps Downstream dan 128 Upstream,” tandasnya. (atm/*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4980340275783325972?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4980340275783325972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4980340275783325972' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4980340275783325972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4980340275783325972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/06/hotspot-gratis-di-sekolah.html' title='Hotspot Gratis di Sekolah'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-8401324552658118492</id><published>2008-05-30T01:39:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T01:41:26.816-07:00</updated><title type='text'>Prihatin Reformasi</title><content type='html'>dimuat dalam surat pembaca Harian &lt;em&gt;Joglosema&lt;/em&gt;r 21 Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2008 dapat dianalogikan sebagai “pangkat sepuluh”. Sebuah angka yang sempurna sebenarnya. Benarkah demikian dengan bangsa ini angka tersebut bermakna? Sebuah kesempurnaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan dambaan bersama. Sebuah keagungan bangsa yang berkemakmuran dan berkeadilan menjadi tujuan yang diidamkan, sepuluh tahun yang lalu reformasi bergulir. Harapannya akan ada perubahan hidup dalam negara menjadi lebih baik. Seratus tahun yang lalu Dr Sutomo dengan organisasi Budi Utomo mengobarkan semangat persatuan (nasionalisme). Pembentukan organisasi modern melebur sifat kedaerahan, provinsialisme dan perlawanan sporadis.Lalu kini di tahun 2008 makna sepuluh dan seratus tahun yang lalu, sudahkan mendapat secercah pencerahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kelihatannya kita harus prihatin dan merefleksikan diri kembali dalam memperingati sepuluh tahun reformasi dan seratus tahun Kebangkitan Nasional. Kebangkitan itu harus selalu ada di manapun, kapanpun dan kepada siapa saja anak bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;warga Epsitoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-8401324552658118492?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/8401324552658118492/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=8401324552658118492' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8401324552658118492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8401324552658118492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/05/prihatin-reformasi.html' title='Prihatin Reformasi'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-5551649989387068429</id><published>2008-05-01T22:25:00.000-07:00</published><updated>2008-05-01T22:37:57.931-07:00</updated><title type='text'>Olah Raga Minimalis</title><content type='html'>dimuat di kolom Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 2 Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbatasnya ruang publik, area bermain dan lapangan olah raga di kota besar menjadikan banyak orang berpikir praktis. Sebab kebutuhan untuk berolah raga dan menjaga kesehatan menjadikan kebutuhan bersama. Akhirnya tempat yang masih tersisa di optimalkan perannya.&lt;br /&gt;Model minimalis tidak hanya dalam bentuk rumah tetapi juga sarana bermain olah raga.&lt;br /&gt;Maraknya Olah raga minimalis seperti dengan bermain futsal, bola basket dengan three on three, voli dikenal dengan voli pantai. Mungkin kelak akan muncul lagi jenis oleh raga berkelompok minimalis lainnya.&lt;br /&gt;Ternyata tempat dan ruang terbatas tidak membatasi orang untuk berolah raga. Semua cara dapat dilakukan asal ada niat.&lt;br /&gt;Makanya orang kota harus pandai memanfaatkan area publik yang tersisa guna berolah raga, berekreasi, bersosialisasi dan berkomunikasi.&lt;br /&gt;Semoga menjamurnya area bermain futsal menjadi inspirasi warga kota untuk bisa memanfaatkan lahan yang tersisa dengan sarana olah raga yang rekreatif dan komunikatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihntoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef SUrakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;Ironi Surat Pembaca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimuat di harian &lt;em&gt;Joglosemar&lt;/em&gt; 24 April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Rabu 9 April 2008 saya dapat SMS dari rekan EI (Epistoholik Indonesia). Sebuah harian terbitan nasional memberitakan vonis Rp 1 miliar bagi 4 penulis SP (Surat Pembaca) karena tulisannya di media massa. Ironis memang dalam ranah keterbukaan informasi dan komunikasi terjadi ketidakadilan dalam sebuah keputusan. Dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers tercantum pula kode etik Pers. Ada sebuah hak jawab mengenai sebuah pemberitaan di mana pihak yang dirugikan diberikan kesempatan untuk melakukan klarifikasi.Padahal para penulis SP dalam menyampaikan pesan umumnya berdasarkan apa yang didengar, dilihat, dirasakan dan dialami. Sebuah pemberitaan berdasarkan kebenaran, kejujuran, lugas, apa adanya diperjuangkan melalui SP demi kemaslahatan publik. Namun saat ada tuntutan kepada penulis SP seolah-olah UU Pers terabaikan. Harapan saya sebagai salah satu dari sekian banyak penulis SP yang berjuang untuk kebenaran, penerapan UU Pers jangan hanya sebagai payung hukum bagi para wartawan. Perlu usaha advokasi bagi para penulis lepas (SP dan Opini) sebab di sinilah pembelajaran mengeluarkan pikiran dan pendapat teraktualisasi secara riil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kontrak politik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dimuat di kolom Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 9 April 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Dalam era demokrasi secara langsung saat ini saatnya calon pemimpin melakukan kontrak politik. Sebab acapkali mereka lupa janji setelah terpilih menjadi Penguasa, meski itu berdasarkan suara rakyat.&lt;br /&gt;Saat ini para calon Gubernur Jateng mengusung tema memperjuangkan kaum yang lemah, mengentaskan kemisikinan, pendidikan gratis dan pelayanan kesehatan gratis menjadi isu utama.&lt;br /&gt;Oleh karena itu saatnya rakyat berani melakukan kontrak politik dengan para kandidat tersebut. Sebuah perjanjian dengan rakyat bisa menjadi alat "tagih" yang legal bila pemimpin terpilih mengingkari janji.&lt;br /&gt;Kontrak politik menunjukkan kedewasaab berdemokrasi yang sesungguhnya. Kapan lagi kalau tidak dimulai dari sekarang.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRiyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;SMA PAngudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-5551649989387068429?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/5551649989387068429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=5551649989387068429' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5551649989387068429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5551649989387068429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/05/olah-raga-minimalis.html' title='Olah Raga Minimalis'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-7191890611250029671</id><published>2008-03-12T01:50:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T01:59:00.717-07:00</updated><title type='text'>Terimakasih Walikota Solo</title><content type='html'>dimuat dalam Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 3 Maret 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obsesi walikota Solo untuk menghijaukan kota bukan basa-basi. Upaya penanaman pohon di area publik yang masih ada sudah biasa kita dengar. Bagaimana sekarang warga Solo mendukung dan mengaktualisasikan gagasan Walikota.&lt;br /&gt;Seperti yang dilakukan SMA Pangudi Luhur Santo Yosef. Rasa prihatin akan global Warming (pemanasan global), aksi penanaman pohon sudah biasa dilakukan. Namun sekarang lebih gencar dan Intensif.&lt;br /&gt;Seperti halnya pada hari Sabtu tanggal 23 Februari 2008, Walikota Solo berkenan audensi dengan Seluruh keluarga besar SMA Yosef. Dengan tajuk "Meet Mr. Meyer" dan bertema "Love Green" suasana hijau mendominasi pertemuan itu. Walikota sendiri memberi pujian bagi SMA Yosef sebagai sekolah yang terhijau di kota Solo. Sebab area 3,7 hektar 60 persennya merupakan RTH (Ruang Terbuka Hijau) mulai dari lapangan sepak bola sampai "hutan kecil".&lt;br /&gt;Sebuah kepedulian semua warga sekolah dan siswanya menjadikan walikota terketuk dengan memberi bantuan 25 bibit pohon nangka, 25 bibit pohon jambu biji, 25 bibit pohon akasia dan 25 bibit pohon Equalitus. Pada kesempatan itu Walikota juga secara simbolis berkenan menanam pohon wahyu turmurun dan Cempoko Mulyo. Selain itu Walikota juga berjanji mengucurkan bantuan dana Rp. 200 juta kepada SMA Yosef guna mengeksiskan RTHnya.&lt;br /&gt;Terimakasih Walikota Solo, amanat untuk menghijaukan kota Solo akan dikawal dengan suasana hijau di Lingkungan SMA Pangudi Luhur Santo Yosef. Semoga derap pembangunan yang lain tidak melupakan untuk menyisakan bagi RTH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Gus Dur dan Imlek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimuat dalam Surat Pembaca Kompas Jateng tanggal 5 Februari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan memeluk Agama merupakan Salah satu Hak Asasi Manusia. Salah satu tokoh pejuang Hak ini adalah KH Abdurahman Wahid (Presiden keempat) Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Maka setiap kali menjelang perayaan Imlek saya selalu ingat Gus Dur. Dimana sejak menjabat sebagai Ketua NU tiada henti dia membela penganut Aliran Kepercayaan dan pemeluk Kong Hu Cu untuk memperoleh Haknya sebagai warga negara.&lt;br /&gt;Maka tidak heran sejak Pemerintahan Gu Dur Perayaan Tahun Baru Cina mendapat tempat. Meski waktu itu baru secara fakultatif sebagai hari Libur Nasional namun sebuah kepastian pengakuan negara sebagai bukti bahwa Kebebasan beragama memang dijamin sesuai pasal 29 ayat 2 UUD 1945.&lt;br /&gt;Sekarang Tahun Baru Imlek sudah menjadi hari Libur Nasional. Oleh karena itu marilah kita tebarkan semangat toleransi beragama. Kita hargai dan hormati siapa saja yang di sekitar kita meski memiliki agama dan keyakinan yang berbeda.&lt;br /&gt;Seperti yang di deklarasikan oleh Tokoh Agama Nasional di Metro Lampung beberapa waktu yang lalu.&lt;br /&gt;Selamat hari raya Imlek 2559 saudaraku. Gong Ci Fat Choi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Pemimping perlu bersikap ramah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimuat dalam Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng tanggal 2 Februari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap menjelang pesta demokrasi. Baik itu untuk pengisian kursi di lembaga legislatif maupun eksekutif, para calon berusaha mencari dukungan dan perhatian rakyat.&lt;br /&gt;Mulai ajang silaturahmi, aktif berkunjung, memberi bantuaan kepada rakyat dan berbagai aktifitas sosial lainnya. Upaya menarik simpati dan dukungan hanya sebatas saat membutuhkan saja. Padahal untuk menjadi Pemimpin dibutuhkan sikap ramah sepanjang masa.&lt;br /&gt;Pemimpin yang seperti ini akan selalu di keenang oleh rakyatnya. Sehingga bukan lagi setelah tidak menjabat, justru hujatan yang diterima.Maka marilah menjadi pemimpin yang ramah.&lt;br /&gt;Seperti contoh saat saya mendamping siswa untuk ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Presiden RI yang ke dua. Sejak pukul 07.00 pagi tanggal 28 Januari 2008 bersama 200 an siswa/siswi berjejer di sepanjang Jl. Adisucipto yang hendak dilewati rombongan jenasah maupun tamu yang hendak berbelasungkawa menuju Astana Giribangun.&lt;br /&gt;Pada saat itu hampir tiap menit sirine petugas berbunyi meraung-raung mengiringi para tamu (pejabat) negara termasuk Presiden Susilo Bambang Yudoyono dan Wakil Presiden Yusuf Kalla. Ironisnya kami tidak bisa melihat siapa saja yang sedang mendapatkan pengawalan ketat tersebut.&lt;br /&gt;Hanya satu rombongan yang cukup membanggakan bagi saya dan para siswa-i dan masyarakat yang berjejer. Saat Rombongan Orang nomor satu di tanah air lewat, jendela mobil sedan RI 1 yang ditumpangi Presiden SBY terbuka lebar-lebar. Dengan lambaian dan senyuman khasnya Bapak Presiden memberi salam kepada orang-orang yang berjejer di sepanjang jalan.&lt;br /&gt;Sebuah sapaan yang menyejukkan. Sikap ramah seorang pemimpin (meski dengan senyum dan lampaian tangan) namun sebuah penghargaan kepada rakyat yang ikut menyambut cukup tinggi dan membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga Epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-7191890611250029671?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/7191890611250029671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=7191890611250029671' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7191890611250029671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/7191890611250029671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/03/terimakasih-walikota-solo.html' title='Terimakasih Walikota Solo'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-6403942270710942435</id><published>2008-01-28T23:05:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T23:11:18.389-08:00</updated><title type='text'>Selamat Jalan Pak Harto</title><content type='html'>dimuat Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 28 Januari 2008 dan&lt;br /&gt;Pos Pembaca Harian &lt;em&gt;SOLOPOS&lt;/em&gt; 29 Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir 24 hari menderita sakit, akhirnya Pak Harto berpulang pada hari Minggu, 27 Januari 2008. Pak Harto yang lahir di Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921, adalah Presiden RI kedua.&lt;br /&gt;Selamat jalan Pak Harto, jasa-jasamu selalu akan dikenang dalam goresan tinta emas sejarah bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Meski saat sakit berbagai polemik selalu berseliweran, namun yakinlah bahwa engkau adalah salah satu putera terbaik yang dimiliki bangsa ini. Maka, sudah seharusnya dan sepatutnya semua elemen bangsa memiliki rasa hormat &lt;em&gt;mikul dhuwur mendhem&lt;/em&gt; jero akan sosok dan pemikiran Pak Harto.&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia kembali berduka, namun sekaligus bangga karena telah memiliki bapak bangsa yang selalu menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa (nasionalisme). Selamat jalan Pak Harto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRiyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;guru SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pendidikan yang Menggairahkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimuat dalam Surat Pembaca di Harian Joglosemar 19 Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnolgi menjadikan banyak orang bermanja. Pasalnya segala fasilitas tersedia, dan tinggal klik kita sudah bisa dibantu oleh Iptek tersebut.Begitu pula dalam bidang pendidikan.&lt;br /&gt;Saat berbagai Pembelajaran &lt;em&gt;on line&lt;/em&gt; mudah diakses oleh media Internet, seorang siswa maupun guru tidak usah jauh-jauh mencari lieratur maupun bahan pembelajaran. E-Learning menjadikan pembelajaran online.Dengan demikian anggaran untuk membeli bukupun bisa dikurangi. Upaya saling belajar antar sekolah dapat dilakukan dalam pendidikan on line.&lt;br /&gt;Sekolah penulis telah berupaya melakukan pembelajaran E-Learning dan akses Web yang &lt;em&gt;up to date&lt;/em&gt; (&lt;a href="http://yosefelearning.sch.id/"&gt;http://yosefelearning.sch.id/&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://styosef.pangudiluhur.org/"&gt;http://styosef.pangudiluhur.org/&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;Semua itu menjadikan pendidikan yang menggairahkan. Namun sudahkan siswa, guru dan orang tua kita selalu mengajak untuk selalu beriteraksi dengan tekhnologi?&lt;br /&gt;Dan bagaimana&lt;em&gt; stakeholder&lt;/em&gt; pendidikan menyikapi.Jangan ada kata terlambat, mari kita mulai sejak sekarang dan jangan tunggu besok. Sebab tekhnologi menjadikan pendidikan yang menggairahkan bila kita mengakrabinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-6403942270710942435?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/6403942270710942435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=6403942270710942435' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6403942270710942435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/6403942270710942435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/01/selamat-jalan-pak-harto.html' title='Selamat Jalan Pak Harto'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-5075749780908809308</id><published>2008-01-16T00:40:00.001-08:00</published><updated>2008-01-16T01:01:08.016-08:00</updated><title type='text'>Menggugah Nurani Anggota DPR</title><content type='html'>dimuat di Surat Pembaca harian Joglosemar 15 JAnuari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana pembagian insentif bagi anggota DPR dalam setiap pembuatan UU sungguh sesuatu yang wajib dipertanyakan. Pasalnya ditengah derita begitu banyak masyarakat Indonesia yang tertimpa bencana, masihkah mereka (anggota DPR) merasa kurang mendapatkan fasilitas dari negara?. Mulai dari kesejahteraan, kesehatan, perumahan, alat komunikasi dan lain sebagainya.Memang dalam iklim negara demokratis segala kebijakan yang menyangkut anggaran negara harus ”didiskusikan” dengan wakil rakyat. Namun apakah pantas bila setiap kebijakan mengabaikan kebutuhan yang lebih penting malah mendahulukan kepentingan diri.Bukan saatnya Anggota DPR banyak menuntut.Lebih pantas dan layak mengalokasikan dana insentif diberikan pada daerah bencana. Banyak jalan untuk kegiatan sosial ini. Meski banyak pihak mengatakan sebuah curi start kampanye, toh sebuah pemberian bantuan kepada daerah bencana, meski dengan bendera Partai. Lebih kental suasana empati kemanusiaannya daripada sebuah upaya cari dukungan.Mari kita gugah nurani anggota DPR baik pusat maupun daerah, untuk bisa menyisihkan pendapatanya dari perolehan apapun untuk membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Ibaratnya mendahulukan kepentingan umum lebih mulia diatas kepentinmgan pribadi maupun kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro Warga Epistoholik Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Perilaku yang tertib, patuh dan disiplin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimuat di Pos Pembaca &lt;em&gt;SOLOPOS&lt;/em&gt; 31 Desember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterpurukan bangsa ini tidak lepas dari perilaku diri yang kurang terpuji. Kebiasaan melanggar atura, tidak patuh dan disiplin sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;Kemungkinan menjadikan negara akan berubah ke arah yang diharapkan masih membutuhkan waktu lama . Sebab memang kita belum mampu dan mau untuk koreksi diri dan menghargai diri sendiri apalagi orang lain.&lt;br /&gt;Suatu contoh kecil dalam kehidupan sehari-hari yang selalu ditemui. Setiap hari manusia hidup butuh waktu perjalanan menuju ke tempat tugas/ kerja/ sekolah maupun tujuan lain. Lihatlah bagaimana perilaku kita dan saudara yang ditemui di jalan. Sudahkan terjadi saling patuh, disiplin dan tertib serta menghormati antara sesama pemakai jalan.&lt;br /&gt;Aksi nylonong, mau menang sendiri, berhenti sesuka hati, ngebut, tidak berasesoris lengkap merupakan bentuk ketidakpatuhan terhadap aturan berlalu lintas. Meski Aparat selalu mensosialisasikan namun sering kita mengabaikannya&lt;br /&gt;Contoh konkret perilaku yang selalu penulis temui saat mau berangkat kerja. Orang bersepeda dan pengemudi becak tidak pada jalurnya, naik motor tidak berhelm, pengemudi mobil tidak mengenakan sabuk pengaman serta berhenti seenaknya sendiri. Bahkan kebijakan baru ang selalu digembar-gemborkan oleh petugas, bagi para pengemudi motor harus memakai jalur kiri dan menyalakan lampu dianggap sebuah himbauan semu.&lt;br /&gt;Kepatuhan perilaku, tertib dan disiplin memang harus mengakar dan membumi pada hati kita semua. Bila ini masih selalu dianggap angin lalu dan dilanggar,sebuah keniscayaan bangsa lain akan percaya pada bangsa kita. Sebab martabat bangsa akan di akui bila kita sendiri telah mampu melaksanakan dengan sungguh.Saatnya kita benar-benar berubah muali dari diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga epsitoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-5075749780908809308?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/5075749780908809308/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=5075749780908809308' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5075749780908809308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/5075749780908809308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2008/01/menggugah-nurani-anggota-dpr_16.html' title='Menggugah Nurani Anggota DPR'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-2017866033524489930</id><published>2007-12-19T20:31:00.000-08:00</published><updated>2007-12-19T20:36:36.414-08:00</updated><title type='text'>Hari Raya dalam Kebersamaan</title><content type='html'>dimuat dalam Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas &lt;/em&gt;Jateng 19 Desember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini dalam waktu tenggang 10 hari, bersamaan 3 hari besar yaitu Idul Adha , Natal dan Tahun Baru tidak hanya sebuah peringatan, tapi juga perayaan bagi umat manusia yang mengimaninya.&lt;br /&gt;Sebuah kebersamaan dalam realitas menuju keharmonisan dalam kehidupan bermasayarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu sebuah cita-cita negara Integralistik dalam semangat persatuan dan kesatuan menuju negara yang Berbhineka Tunggal Ika merupakan tujuan kita.&lt;br /&gt;Semangat kebersamaan dalam kehidupan negara yang multikulturalistik inilah yang harus kita semai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-2017866033524489930?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/2017866033524489930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=2017866033524489930' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2017866033524489930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2017866033524489930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/12/hari-raya-dalam-kebersamaan.html' title='Hari Raya dalam Kebersamaan'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-3312772472627134419</id><published>2007-12-16T22:47:00.000-08:00</published><updated>2007-12-16T22:51:44.201-08:00</updated><title type='text'>Dari Gaptek Menuju Melek Iptek</title><content type='html'>dimuat dalam kolom &lt;strong&gt;DIDAKTIKA&lt;/strong&gt; hal 14 harian &lt;em&gt;&lt;strong&gt;KOMPAS&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; 26 Nopember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dari Gaptek menuju melek Iptek&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;oleh FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru profesional adalah guru yang mau mengembangkan dirinya dan mau berubah ke arah yang lebih baik. Meski dalam UU Guru dan Dosen dikatakan guru harus mempunyai kompetensi kepribadian, pedagogik, profesional, di era Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi harus mau merubah pola pikir..&lt;br /&gt;Bagaimana merubah pola pikir guru yang sudah kadung (terlanjur) gaptek (gagap tekhnologi) alias katro ini? Mungkinkah secara radikal dan ekstrim bisa melakukan manufer menjadi guru yang berkarakter Iptek?&lt;br /&gt;Melakukan perubahan ini tidak gampang di era iptek seperti sekarang ini. seorang guru harus mempunyai peran ganda sebagai koordinator, fasilitator, pembimbing, pendamping dan mitra belajar bagi siswanya..&lt;br /&gt;Tantangan tersulis tentu saja tingkat pendidikan guru. Berdasarkan data dari Dirjen PMPTK (Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan) tahun 2005-2006., guru yang berijasah Sarjana masih di bawah angka ideal.&lt;br /&gt;Guru Taman Kanak-Kanan (TK) yang berijasah Sarjana misalnya baru 10,69 persen dan Sekolah Luar Biasa (SLB) 44,46persen , SD 16,57 persen , Madrasay Ibtidaiyah 15,29 persen , guru SMP 61,31 persen, Madrasah Tsanawiyah 53,02 persen SMA 83,43 persen dan Madrasah Aliyah 70,79 persen&lt;br /&gt;Tingkat Pendidikan&lt;br /&gt;Bagaimanapun tingkat pendidikan sangat berpengaruh dalam kualitas seorang guru. Itulah sebabnya untuk laolos dalam sertfikasi guru minimal seorang guru sudah sudah memiliki Ijasah Diploma 4 (D4) atau S1. Sebab dengan bekal kesrjanaan dianggap mampu menyesuaikan diri di era Tekhnoligi Informasi dan Komunikasi (.TIK)&lt;br /&gt;Tonggak TIK yang paling fenomenal antara lain adalah dengan hadirnya Internet termasuk ke sekolah-sekolah. Kehadiran Internet telah menggeser menggeser dan merubah pola atau sistem hidup manusia. Dengan Internet sumber informasi menjadi lebih beragam dan luas, tidak semata-mata dari buku teks di sekolah. Jarak dan Waktu bukan lagi kendala yang utama.&lt;br /&gt;Munculnya sistem pembelajaran On-line (E-Learning) dipastikan bakal menjadi proses pendidikan masa depan. Guru tidak lagi hanya berdiri di depan kelas juga menjadi teman diskusi bagi siswa saat belajar melalui internet.&lt;br /&gt;"E-Learning"&lt;br /&gt;Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh mengatakan, pengembangan sistem pembelajaran jarak jauh, terbuka atau berbasis internet (E-Learning) membutuhkan dukungan infrastruktur informatika yang memadai. Sejauh ini, infrastruktur tersebut masih sangat terbatas (Kompas 19/11/07)&lt;br /&gt;Meski demikian memang dalam kemajuan tekhnologi dalam Internet masih ada sisi negatif yang perlu direduksi, semisal munculnya Carding, Hacker; Violence and Gore, Cracker, penipuan, perjudian bahkan Pornografi mudah diakses siapa saja. Karena itu di era E-Learning ini, peran guru masih sangat penting dalam mentransformasikan nilai-nilai etika, sosial dan budaya dalam tatanan kehidupan.&lt;br /&gt;Perubahan nilai sosial yang muncul dari internet menuntut pergerakan dengan cepat menyiapkan infrastruktur dan faktor-faktor yang bersangkutan dengan bidang tersebut. Internet merupakan salah satu jembatan penting untuk masuk dalam kancah dunia. Begitu pula pendidikan Indonesia yang menduia akan terealisir bila di nahkodai oleh guru-guru yang tidak gaptek.&lt;br /&gt;Karena itu bukan hal yang mengherankan bila Depdiknas mau menanamkan modal sebanyai 1 triliun guna membangun pusat sumber atau resources center di sekolah-sekolah untuk mempercepat TIK di tahun 2008 (Kompas 15/11/07).&lt;br /&gt;"Lembaga pendidikan dapat menjadi tempat untuk pembelajaran TIK sehingga nantinya terwujud masyarakat melek digital”, seperti ungkapan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Departemen Pendidikan Nasional Lilik Gani. (Kompas 19/11/07).&lt;br /&gt;Guru abad 21&lt;br /&gt;Menjadi guru abad 21 sungguh tidak mudah. Kemampuan dalam bidang tekhnologi, berkomunikasi menjadi suatu keharusan. Ditambah dengan kemampuan berkolaborasi dengan siapa saja yang peduli pendidikan.&lt;br /&gt;Disi lain seorang guru dalam pembelajaran harus mulai mengedepankan problem solving sebab bermasalahan siswa semakin kompleks. Selain itu sisiwa semakin kritis dan kreatif bahkan wawasannya semkin luas dengan terbukanya akses Internet.&lt;br /&gt;Perubahan di era TIK seprti sekarang ini sangat sulit diprediksi sebab skala waktu yang relatif cepat, tepat, singkat dan mudah berubah. Karena itu untuk menghadapi di era digital seperti ini perlu guru - guru yang mumpuni. Antisipasi segala bentuk perubahan diawali dengan menyiapkan guru yang berkualitas.&lt;br /&gt;Tak cukup silabus&lt;br /&gt;Menyadari beratnya tantangan Guru di abad 21 program peningkatan mutu guru tidak lagi cukup hanya sebatas bagaimana membuat silabus atau kerangka pembelajaran dan evaluasi melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Gurupun tidak lagi hanya sibuk mencari sertifikat guna memenuhi syarat sertifikasi&lt;br /&gt;Disisi lain Dirjend PMPTK harus gencar melakukan sosialisasi dan pelatihan yang berkaitan dengan pembelajaran E-Learning yang berbasis Internet. Saat ini sudah banyak sekolah mendapat bantuan perangkat multimedia (Lab Multimedia), namun tanpa menyiapkan guru-gurunya ber IT menjadi hal yang mubasir.&lt;br /&gt;Seorang gurupun harus mulai terbiasa menggunakan komputer jinjing (laptop).Dalam pelatihan/penataran/lokakarya mestinya bukan hal yang aneh jika guru membawa Laptop. Maklum guru harus berubah dari gaptek menuju melek Iptek.&lt;br /&gt;Momentum peringatan hari Guru 25 Nopember 2007 mudah-mudahan awal dari guru untuk berubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Guru SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-3312772472627134419?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/3312772472627134419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=3312772472627134419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3312772472627134419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3312772472627134419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/12/dari-gaptek-menuju-melek-iptek.html' title='Dari Gaptek Menuju Melek Iptek'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-2269587717131381536</id><published>2007-12-09T22:05:00.001-08:00</published><updated>2007-12-09T22:30:29.924-08:00</updated><title type='text'>Vine, Vidi, Vici kontingen Indonesia</title><content type='html'>Dimuat di Surat Pembaca &lt;em&gt;Kompas&lt;/em&gt; Jateng 6 Desember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hajat pesta olah raga bangsa serumpun Asia Tenggara (Sea Games) sudah dimulai. Segala persiapan, doa dan restu dari rakyat Indonesia meyertai kepergian kontingen Indonesia.&lt;br /&gt;Harapannya nama baik, keharuman bangsa akan terukir dalam berbagai prestasi yang akan diorehkan. Optimisme dan semangat juang wakil kita tidak diragukan.&lt;br /&gt;Bukanlah nasib yang yang menjadikan kita belum berhasil menorehkan lagi "tinta emas" kejayaan Indonesia. Persiapan, Evaluasi dan Intropeksi dirilah yang menjadi wacana untuk memperbaiki demi "keagungan bangsa".&lt;br /&gt;Ada apa dengan bangsa ini, sebab segala pretasi olah raga seolah-oleh menjauh.Meski demikian kita perlu memberi suport dan apresiasi yang tinggi kepada mereka (atllet) yang sedang berjuang.&lt;br /&gt;Dalam ingatan saya era tahun 1970-1980 an Indonesia selalu menapaki nomer puncak setiap perolehan medali. Sampai surat iini saya tulis,posisi Indonesia masih menjadi juru kunci.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan semboyan vine, vidi, vici (Datang, melihat dan menang) Kita ingin merekadatang, melihat dan menang untuk Indonesiaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudiluhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sampah di Monumen 45 Banjarsari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimuat Di Pos Pembaca &lt;em&gt;SOLOPOS&lt;/em&gt; 23 Nopember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai lingkungan sendiri kadang sulit dilaksanakan. Mungkin tangan serasa gata bila tidak melakukan semestinya. Demikian halnya nasib monumen kebanggan wong Solo, Monumen 45 Banjarsari.&lt;br /&gt;Apa yang dialami penulis saat bersama dengan pengurus OSIS melakukan aksi pembelajaran Cinta Tanah Air membersihkan Monumes 45 Banjarsari dari segala sampah.&lt;br /&gt;Kegiatan yang dilakukan hari Kamis tanggal 8 Nopember 2007 merupakan bentuk pembelajaran cinta tanah air dan memupuk semangat nasionalisme menjaleng hari Pahlawan 10 Nopember 2007.&lt;br /&gt;Monumen yang membanggakan penuh dengan berbagai coretan dan cat (pilox) yang realitasnya sulit dihapus. Baik itu dengan tinner, bensin maupun diampelas. Belum lagi sekitar monumen banyak seklai sampah berceceran.&lt;br /&gt;Ironisnya, tempat sampah disekitar monumen pun tidak ada. Ini menjadi keraguan penulis bahwa kita memang sulit untuk membuang sampah sembarangan. Sebab tempatnyapun tidak ada.&lt;br /&gt;Hemat penulis, sebuah pengawasan dan kesadaran warga sangat dibutuhkan demi keasrian wilayah ini yang mulai tertata baik. Begitu juga Pemkot melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) segera memikirkan tempat sampah yang represntatif.&lt;br /&gt;Sebab apa yang sudah direncanakan tanpa dukungan semua pihak akan mubazir. Sebab dari sini akan membentuk karakter warga yang tertib dan disiplin termasuk tidak corat-coret membuang sampah sembarangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hilangnya Kepercayan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;dimuat di Surat Pembaca Kompas Jateng 20 Nopember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tobat! Ampun! Tak akan mengulang!" Itulah kata yang sering kita dengar dari pelaku kejahatan saat tertangkap basah. Bisakah pertobatan itu dipercaya?&lt;br /&gt;Melihat mimik, raut muka, tangisan, keseriusan berubah menjadikan pemberian maaf sebagai salah satu jalan keluar. Namun bila pengulangan perbuatan yang sama, rasanya jadi jengkel.&lt;br /&gt;Seperti halnya tertangkapnya aktor Roy Marten saat pesta Narkoba di salah satu hotel di Surabaya baru-baru ini. Ironisnya saat dia sedang nerkampanye antinarkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional.&lt;br /&gt;Sebagai figur publik tenhtu pemberitaan terus menerus oleh pencari berita akan gencar menghiasai media massanya. Jadilah kita tak lagi mempercayai pertobatan mereka.&lt;br /&gt;Dalam ingatan publik ada beberapa figur yang tersangkut Narkoba mulai dari Zarima, Doyok, Polo, Revaldo, Gogon, Faris RM dan Roy Marten sendiri.&lt;br /&gt;Seharusnya dari mereka kepercayaan publik guna membantu pemberantasan narkoba terbentuk sebab sebuah pengakuan, keinsafan, pertobatan yang hakiki menjadi bentuk keteladanan bagi masyarakat untuk selalu jauh dari penyalahgunaan narkotika.&lt;br /&gt;Hilangnya kepercayaan menjadikan sesungguhan usaha BNN, Kepolisian dan sekolah melalui pendidikan hanya fatamorgana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-2269587717131381536?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/2269587717131381536/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=2269587717131381536' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2269587717131381536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/2269587717131381536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/12/vine-vidi-vici-kontingen-indonesia.html' title='Vine, Vidi, Vici kontingen Indonesia'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-4887004782872731229</id><published>2007-11-02T22:27:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T22:35:19.984-07:00</updated><title type='text'>Membudayakan Tertib dan Disiplin</title><content type='html'>dimuat di Surat Pembaca &lt;em&gt;KOMPAS&lt;/em&gt; Jateng 3 Nov 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan November ini Kepolisian Mencanangkan "Bulan Tertib Lalu Lintas". Berbagai operasi rutin dilakukan, baik itu mengenai perlengkapan kendaraan, ketaatan berlalu lintas, maupun penyalaan lampu (&lt;em&gt;light on&lt;/em&gt;) pada siang hari bagi pengendara motor.&lt;br /&gt;Pencanangan tertib lalu lintas ini membuktikan bahwa tertib dan disiplin belum menjadi budaya masyarakat Indonesia. Segala pengawasan dan pemberian sanksi tegas menjadikan kita hanya "takut" sementara waktu. Namun bila aparat kendur dalam melaksanakan tugas, kembalilah kita kepada kebiasaan/budaya lama yang tidak tertib dan disiplin.&lt;br /&gt;Perlu membumikan budaya tertib dan disiplin sejak dini. Salah satunya melalui pendidikan di sekolah. Seperti halnya di sekolah penulis, guru piket selalu datang lebih pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-4887004782872731229?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/4887004782872731229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=4887004782872731229' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4887004782872731229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/4887004782872731229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/11/membudayakan-tertib-dan-disiplin.html' title='Membudayakan Tertib dan Disiplin'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-8286037596954678593</id><published>2007-10-26T17:07:00.000-07:00</published><updated>2007-10-26T17:09:16.189-07:00</updated><title type='text'>Generasi yang penuh semangat</title><content type='html'>dimuat dalam Surat Pembaca &lt;em&gt;KOMPAS&lt;/em&gt; Jateng 27 Oktober 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 79 tahun yang lampau dikumandangkan semangat Sumpah Pemuda. Layaklah kita harus memetik hasilnya.&lt;br /&gt;Bukalah malah sebaliknya menjadi generasi yang loyo, tidak tahan banting, pemarah, pendendam, putus asa dan tanpa gairah.&lt;br /&gt;Mari kita tunjukkan bahwa kegerasi masa kini adalah generasi yang penuh semangat.&lt;br /&gt;Ajakan untuk membangun bangsa dengan semangat juang tinggi wajib selalu dikobarkan. Janganlah menjadi bangsa yang pemalas dengan selalu menuntut tanpa usaha.&lt;br /&gt;Foundhing Fathers kita telah meletakkan pondasi kebangsaan yang tinggi. Semangat persatuan kesatuan dalam wadah negara Integralistik merupakan harga mati.&lt;br /&gt;Oleh karena itu dengan nilai Sumpah Pemuda kita hilangkan rasa iri, dengki dalam perbedaan yang ada. Sebab semuanya itu akan melunturkan semangat yang telah terbangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-8286037596954678593?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/8286037596954678593/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=8286037596954678593' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8286037596954678593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/8286037596954678593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/10/generasi-yang-penuh-semangat.html' title='Generasi yang penuh semangat'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-3232567119730196819</id><published>2007-10-25T19:55:00.000-07:00</published><updated>2007-10-25T19:58:52.382-07:00</updated><title type='text'>Budaya sabar dan santun</title><content type='html'>Dimuat di Pos Pembaca harian &lt;em&gt;SOLOPOS&lt;/em&gt; 26/10/07&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran sudah usai. Kini, saatnya jalur ”balik” untuk memulai rutinitas kehidupan di tanah rantau. Upaya untuk segera sampai tujuan untuk melihat suasana rumah/tempat kerja yang lama ditinggalkan semakin terasa. Keinginan yang membara janganlah mengabaikan kepentingan orang lain. Keegoisan kita dalam arus balik bisa menjadi penghalang untuk segera sampai tujuan dengan selamat. Oleh karena itu, marilah kita yang sudah mempersiapkan diri kembali untuk ”balik”, berlatih sabar dan santun di antrean maupun perjalanan. Perjalanan melelahkan dan menjemukan mengharuskan kita tahu diri. Bahwa sesama kita mempunyai tujuan dan kebutuhan yang sama. Budaya antre, sabar, tidak saling mendahului dan istirahat yang cukup bila capai bagi pengguna kendaraan pribadi merupakan keharusan. Bisa jadi bila semua orang yang sedang melaksanakan ritual tahunan ini mengedepankan budaya sabar dan santun. Apalah yang jadi kehendak bersama saling silaturahmi dan saling memaafkan dengan niat hati yang tulus dan ikhlas bukanlah asa belaka. Mohon maaf lahir dan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-3232567119730196819?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/3232567119730196819/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=3232567119730196819' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3232567119730196819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3232567119730196819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/10/budaya-sabar-dan-santun.html' title='Budaya sabar dan santun'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-3528063996964365838</id><published>2007-10-22T23:24:00.000-07:00</published><updated>2007-10-22T23:31:02.617-07:00</updated><title type='text'>Seminar, Sertifikat dan Sertifikasi</title><content type='html'>Dimuat KOMPAS Jateng 9 Oktober 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan penilaian sertifikasi guru secara serentak dilakukan bulan Oktober 2007. Salah satu syarat yang harus dilakukan oleh peserta sertifikasi dengan mengumpulkan bukti berbagai domumen (sertifikat) yang membuktikan keterlibatannya dalam pengembangan diri. Ironisnya, akhir-akhir ini banyak acara seminar diselenggarakan demi sebuah sertfikat yang mendapatkan legalisasi dari Dinas Pendidikan sehingga guru-guru berlomba untuk mengikuti meski pada acara tersebut mereka tidak serius mendengarkan dan hakiki efektif kegunaannya bagi pengembangan dirinya.&lt;br /&gt;Seyogyanya guru profesional tidak demikian. Perlu kajian yang konstruktif berkaitan dengan salah satu bentuk penilaian sertifikasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-3528063996964365838?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/3528063996964365838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=3528063996964365838' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3528063996964365838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/3528063996964365838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/10/seminar-sertifikat-dan-sertifikasi.html' title='Seminar, Sertifikat dan Sertifikasi'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-1109480858964864946</id><published>2007-10-22T23:19:00.000-07:00</published><updated>2007-10-22T23:24:26.699-07:00</updated><title type='text'>Pengawasan dan pencegahan dini</title><content type='html'>Dimuat KOMPAS Jateng tanggal 24 September 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal bulan September Sekolah kami mendapatkan edaran tentang daftar minuman yang berbahaya. Edaran dikeluarkan di Jakarta tanggal 10 Agustus 2007 oleh Bgrigadir 2 Infantri marinir merupakan pentuk pencegahan dini.&lt;br /&gt;Meski bukan badan resmi dari negara yang melakukan pengawasan dan memberi ijin beredarnya makanan dan minuman di tanah air, namun informasi tersebut mengandung nilai penting.&lt;br /&gt;Dijelaskan ada 42 daftar minuman yang tidak boleh dikonsumsi. Sebab mengandung siklomat penyakit lupus yang merusak antibody dan belum ada obatnya.&lt;br /&gt;Hemat saya ada tidaknya edaran sebagai orang tua kita harus selalu waspada dengan pengawasan dan pencegahan dini. Apapun yang dikonsumsi anak-anak kita meski sudah mendapatkan ijin produksi dari Pemerintah karena belum tentu baik dan sehat. Sebab setiap produk makanan dan minuman kemasan akan mempunyai efek samping.&lt;br /&gt;Sudah banyak kasus keracunan makanan dan minuman di area sekolah.Oleh karena itu menjadi tugas bersama untuk proaktif guna melakukan pengawasan dan pencegahan apapun jenis makanan dan minuman yang beredar di sekitar kita. Sebab sehat itu mahal harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-1109480858964864946?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/1109480858964864946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=1109480858964864946' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1109480858964864946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/1109480858964864946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/10/pengawasan-dan-pencegahan-dini.html' title='Pengawasan dan pencegahan dini'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-759445544103428148</id><published>2007-10-22T02:27:00.000-07:00</published><updated>2007-10-22T02:35:02.605-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan yang penuh Rahmat</title><content type='html'>Dimuat di Kompas Jateng 13 September 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi saudara kita umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Bulan yang penuh rahmat dan berkah merupakan bentuk aktualitasi kewajiban perintah agama.&lt;br /&gt;Maka sebagai manusia yang hidup dalam alam pluralitas menghormati, menghargai saudara yang sedang menjalankan ibadah merupakan bentuk toleransi yang didampbakan. .Karena disini diharapkan tumbuh sikap simpati dan empati dengan memberi kesempatan, mendukung dan ikut menjaga kekhusukan pelaksanaan puasa ini.&lt;br /&gt;Rambu-rambu yang meminta kita bersama untuk mentaati aturan yang telah disepakati menjadi kehendak yang baik. Maka dengan niat yang luhur dan hati yang tulus saya ucapkan "selamat menunaikan ibadah puasa saudaraku".&lt;br /&gt;Semoga bulan Ramadhan yang penuh berkah dan rahmat ini semakin memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab dari rasa menahan segala hawa nafsu maka bangsa kita dapat segera terbebas dari segala keterpurukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRiyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta&lt;br /&gt;warga epistoholik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-759445544103428148?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/759445544103428148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/759445544103428148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2007/10/ramadhan-yang-penuh-rahmat.html' title='Ramadhan yang penuh Rahmat'/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-108445221116897633</id><published>2004-05-13T05:39:00.001-07:00</published><updated>2007-10-22T23:41:43.988-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Selamat datang di situs blog saya&lt;br /&gt;sebagai warga &lt;a href="http://epsia.blogspot.com/"&gt;Epistoholik Indonesia&lt;/a&gt;,&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama saya, &lt;strong&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;/strong&gt;. Tempat dan tanggal lahir : Ungaran 3 November 1966. Pendidikan akhir di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, 1991. Kini berdomisili di Solo dan mengajar di SMA Pangudi Luhur St. Yosef Surakarta. Keluarga : 1 istri dan 2 anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya aktif menulis sejak bekerja namun untuk kalangan sendiri dan mengirimkannya ke media massa baru pada akhir tahun 2003. Debut saya sebagai epistoholik setelah tulisan kolom saya dimuat di harian SOLOPOS, 23 Oktober 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu mengamuk menulis di media massa, baik untuk surat kabar terbitan Solo seperti Bengawan Pos dan Solopos, mau pun surat kabar Yogyakarta seperti Bernas dan &lt;em&gt;KOMPAS&lt;/em&gt; (edisi Jawa Tengah dan Yogyakarta) Koran Sore WAWASAN, Koran Tempo, SUARA MERDEKA, Majalah &lt;em&gt;Hidup&lt;/em&gt;, Educare, Matabaca, &lt;em&gt;BISMA&lt;/em&gt;. Kini tiap minggu hampir minimal ada satu media yang memuat tulisan saya. Kepuasan batin bila dimuat memang tak ternilai harganya. Hobi saya selain menulis adalah melakukan perjalanan wisata (&lt;em&gt;travelling)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Anda pembaca yang budiman, dan sesama kaum epistoholik, saya haturkan selamat menjelajahi album surat-surat pembaca yang saya tulis dalam situs ini.&lt;br /&gt;Dan pula dapat melihat dalam aktifitas saya sebagai admin sekolah tempat mengajar: &lt;a href="http://styosef.pangudiluhur.org/"&gt;http://styosef.pangudiluhur.org&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan memberi komentar, masukan dan saran, dengan mengklik nama saya di bawah ini. Atau mengirimkannya ke email : &lt;a href="http://www.blogger.com/triyas@telkom.net"&gt;http://www.blogger.com/triyas@telkom.net&lt;/a&gt;. atau &lt;a href="mailto:triyas@yosef-slo.sch.id"&gt;triyas@yosef-slo.sch.id&lt;/a&gt; Saya akan selalu menyambutnya dengan terbuka dan penuh kegembiraan. Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat dan salam saya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solo, 9 Mei 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/tryas@telkom.net"&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;strong&gt;17)ATRAKSI "TOPENG MONYET"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Bebas bicara Harian Bernas, tanpa data tanggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dung..cik..cik..dung…cik, seorang pengendara sepeda dengan seekor monyet didepan beserta barang-barang yang menjadi boncengannya, melewati sebuah perkampungan. Banyak anak-anak kecil berlari-lari mengikuti kemana dia berkeliling kampung, selagi bisa diikuti dan tidak jauh dari tempat tinggal mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada seseorang menanggap, maka anak-anak kecil dan beberapa orang dewasa serta keluarga penanggap mengelilingi cara atraksi dadakan tersebut. Dung..dung..cik..dung..cik, begitu suara musik pengiring dan kemudia si pemilik monyet menyuruh monyetnya mengenakan topeng dan lalu berkata " Si Bejo sedang belanja kepasar", kemudian " Si Bejo… naik sepeda mau ke kantor", dan pada saat si monyet yang bernama Bejo tersebut melakukan atraksi maka penonton yang terdiri dari anak-anak pun bersorak-sorak kegirangan memberi aplaus. Dan begitu seterusnya sampai atraksi yang dilakukan si Bejo selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atraksi si Bejo adalah atraksi sesaat yang dinikmati oleh masyarakat Kampung. Namun apakah atraksi kampanye calon presiden juga demikian? Tentu harapannya tidak, karena akan berimplikasi 5 tahun kedepan.&lt;br /&gt;Tulisan ini terinspirasi oleh tayangan sebuah stasiun TV Swasta ketika 2 capres saling berdebat yang di fasilitasi oleh sebuah organisasi kepemudaan terbesar (KNPI) baru- baru ini. Dimana saat panelis bertanya kepada masing-masing capres daan saat capres menjawab, serta belum selesai menjawab sudah terdengar gemuruh para penonton memberi aplalus dengan tepuk tangan dan sorakan.(padahal mereka yang hadir rata-rata berpendidikan) Sampai-sampai caapres yang ditanya menghentikan sesaat argumentasinya demi menunggu ketenangan suasana.&lt;br /&gt;Sebegitukah sebuah acara debat capres yang menjadi acara unggulan beberapa stasiun TV saat ini, yang bagaikan sebuah tontonan/hiburan sesaat. Tentu tidak?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu Presiden dan wakil bukanlah sebuah atraksi "topeng monyet", setelah selesai pentas, kemudian pergi mencari rejeki di tempat lain, kemudian selesai. Bukan juga seperti si Bejo yang memakai topeng yang menjadikan dia tampan, baik hati, dermawan, peduli kepada orang lain, namun juga hanya sesaat, karena toh kemudian topeng akan di lepas dan kelihatan aslinya si Bejo "monyet".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kritisi setiap tindakan, kata-kata, janji, harapan, yang tidak sejalan dengan realita. Jangan sampa janji yang di ucapkan oleh para capres bersama tim suksesnya hanya sebuah fatamorgana di padang pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Warga EI (Epistoholik Indonesia)&lt;br /&gt;http://epsia.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(16) PEMBELAJARAN SEKS BAGI PELAJAR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Redaksi Yth, Harian Kompas (Edisi Jateng-Jogia), 24/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkembangnya media informasi menambah semakin banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pelajar, orangtua dan guru. Pembagian usia bagi pelajar, yang merupakan kaum remaja akan mengalami banyak perubahan, baik fisik, psikis, maupun sosial. Salah satu perkembangan/hasrat yang cukup sulit dikendalikan adalah hasrat dorongan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya kasus pelecehan seksual sampai perkosaan yang menimpa pelajar membuktikan bahwa di Indonesia pendidikan seks dianggap masih tabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam era globalisasi dan didukung pesatnya kemajuan teknologi, khususnya bidang informasi dan komunikasi; berimplikasi kepada perubahan budaya perilaku manusia, khususnya kaum remaja. Salah satu budaya yang paling mudah untuk mempengaruhi kaum remaja adalah pergaulan bebas, seks bebas, selain pengaruh budaya lain yang tidak kalah dahsyatnya, misalnya penyalahgunaan narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi minimnya pengetahuan seksualitas bagi kaun remaja yang umumnya kaum pelajar, perlu format pendidikan seks yang baik dan benar Paradigma lama bahwa pendidikan seks itu tabu harus diubah dengan paradigma baru bahwa pendidikan seks itu penting diberikan sejak dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan materi, silabus, serta kerangka pembelajaran yang dimasukkan dalam proses belajar mengajar, baik untuk selcolah menengah pertama (SMP) maupun sekolah menengah atas (SMA), bahkan untuk anak SD, sebenarnya sudah layak untuk mengetahui apa itu seks, meski dengan kedalaman materi yang disesuaikan dengan tingkat kedewasaan siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI PRIHANTORO&lt;br /&gt;Pengajar SMA Pangudi Luhur St. Yosef&lt;br /&gt;Jalan Adisutjipto, Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 31/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(15) SAMA SAMA SALAH.........&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Pos Pembaca Harian SOLOPOS (Solo), 24/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeritan hati dari pengalaman. Saudara Moh Kusnan Hidayat (SOLOPOS 11/5) pada. bulan Mei 1998 silam ketika. masih kuliah di Malang tidak salah. Hampir semua elemen mahasiswa waktu itu turun ke jalan dan mengalami tindakan represif aparat keamanan (polisi/tentara). Dan memang sakit hati dan raga ini. Namun, kejadian. itu ternyata berulang?ulang sampai saat ini. . Peristiwa berdarah?darah di negeri ini seolah?olah tiada hentinya. Masalah timbul silih?berganti bagaikan air mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau dibawa kemanakah negeri ini? Budaya mencati kebenaran dan saling menyaahkan seolah nierupakan penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Virus maupun bakteri provokator seakan-akan menggerogoti ide persatuan dan kesatuan para founding fathers kita. Bila. mereka. masih bisa merasakan. dan melihat tentu akan menangis tiada henti. Mengapa ini bisa. terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu marilah kita introspeksi diri karena hakikatnya kita sama?sama salah. Di satu pihak tidak bisa mengendalikan diri, baik jiwa maupun sikap, dan di lain pihak juga. terlalu arogan serta tidak mau disalahkan. Janganlah kita mudah untuk dimasuki virus provokator, karena virus itu bisa masuk kemana saia lewat apa saia (masyarakat mahasiswa, aparat) melalui penyusupan yang kita sendiri kadang tidak bisa merasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita bersama-sama melakukan vaksinasi kekebalan dengan menumbuhkan semangat kebangsaan, rasa cinta Tanah Air yang tinggi serta mengedepankan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi/kelompok. Masak lidi saja bisa. bersatu, kita malah bercerai?berai ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tokoh masyarakat, agama, Ormas, mahasiswa, politik, pendidikan dan siapa saja berilah keteladanan agar dapat dijadikan contoh panutan mereka yang mengagurnimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau masing?masing pihak bisa melihat pengalaman sejarah dengan mengakui kesalahan, maka tindakan kekerasan yang akhir?akliir ini terjadi lagi akan berkurang bahkan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita eliminasi kekerasan dan kita dukung kedamaian. Semoga !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Tryas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Guru SMA PL St.Josef Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 31/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(14) YANG DIKUYO-KUYO YANG DIPERCAYA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Surat Pembaca Harian Bengawan Pos (Solo), 21/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena "dikuyo?kuyo" di Indonesia bukan hal yang baru. Dikuyo?kuyo dapat diartikan tidakdisenangi atau mau disingkirkan, dipercaya, dibenci, tidak diakui keberadaannya serta masih banyak lagi arti dan maksudnya tergantung konotasi bahasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah perpolitikan, sebelum Megawati menjadi presiden RL dia pernah di kuyo?kuyo oleh rezim Orde Baru. Dari fenomena tersebut akhirnya mendapat simpati rakyat Indonesia, sehingga Pemilu 1999 PDI Perjuangan mendapatkan suara terbanyak dari48 partai politik peserta pemilu waktu itu. Sudah sewajarnya bilapartai pemenang pemilu pemimpinnyar menjadi presiden.Namun karena adanya fenoniena PorosTengah akhirnya Mega gagal untuk menjadi Presiden. Maklum waktu itu yang berhak memilih Presiden dan wakilnya adalahMPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal tahun 2003 muncul fenomena kuyo?kuyo baru dalam bidang entertainment Indonesia. Inul sebagai Sang fenomena tidak diterima oleh para seniornya karena goyang ngebory ang dianggap erotis. Namun karena kuyo?kuyo dari para penyanyi senior dangdut.malah justru mendapat simpati dari seniman lain, misalnya dari ketua PARSI (Persatuan Artis Sinetron Indonesia), Anwar Fuady bahkan juga tokoh?tokoh politik banyak yang membela Inul, termasuk juga masyarakat Indonesia pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Pemilu 2004 inipun terjadi juga sebuah fenomena, dimana seorang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dianggap sebagai anak kecil ketika mengkampanyekan pemilu damai (dalam jabatannya sebagai Menko POLKAM waktu itu) oleh suami Presiden Megawati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya SBY mengundurkan diri sebagai Menko POLKAM. Dan kemunduran ini banyak menyita perhatian para kuli tinta, sehingga hampir semua media massa Indonesia baik cetak mau pun elektronik memberitakan fenomena ini sebagai berita utama maupun opini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus kuyo?kuyo SBY justru menjadikan partainya sebagai peserta pemilu 2004 yang baru (Partai Demokrat), dalam penghitungan suara banyak mendapat simpati/kepercayaan rakyat (5 besar perolehan suara Nasional). Hal ini juga Partai Demokrat salah satu partai yang lolos electoral threshold, untuk menggolkan calon presidennya yaitu SBY sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga ketika konvensi Partai GOLKAR untuk memilih calon presidennya, fenomena terpilihnya Wiranto sebagai calonnya karena perolehan suaranya yang banyak, menunjukkan bahwa banyak sekali terjadi kejutan. Banyak orang "kecele", karena prediksinya meleset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena semacam ini menjadi menarik, karena para tokoh tersebut tidak melihat sejarah perpolitikan Indonesia. Semakin disingkiri semakin mendapat simpati/kepercayaan rakyat. Apalagi Pemilihan Presiden dan wakilnya sekarang langsung dipilih rakyat, maka usaha koalisi akan sia?sia. Rakyat sekarang sudah cerdas dan tidak bisa dibodohi lagi. Maka saemakin sering melakukan tindakan/usaha untuk memojokkan seseorang, semakin sering menjadi pemberitaan media massa, semakin pula dicintai rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu pemilihan pasangan presiden dan wakil tanggal 5 Juli 2004 nanti menjadikan alat bukti bahwa seorang tokoh yang semakin dikuyo?kuyo oleh Pemerintah/tokoh/organisasi/kelompok lain akan "mungkin" semakin mendapat kepercayaan rakyat. Biarkan para calon presiden yang berminat diberi kesempatan, karena alam (rakyat)lah yang menyeleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang tetap menjadi harapan kita semua agar pembelajaran politik bangsa Indonesia saat ini dapat berjalan dengan semestinya. Mari sukseskan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Tryas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Pengajar SMA Pangudi Luhur Santo Josef&lt;br /&gt;Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh &lt;a href="http://beha.blogspot.com/"&gt;Bambang Haryanto&lt;/a&gt;, 31/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(13) BUDAYA "ASBUN"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Bebas Bicara Harian BERNAS (Yogyakarta), 14/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DALAM suatu perbincangan di warung makan/tempat publik/dalam bus/halte (skup kecil) sambil istirahat untuk menunggu disajikan makanan/bus datang ataupun aktivitas yang lain sering terjadi perbincangan antara beberapa orang yang duduk bersebelahan mengenai suatu hal yang aktual, bisa politik, ekonomi/sosial/ budaya maupun hankam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbincangan yang terjadi sering bisa "gayeng", karena akan muncul "kesombongan diri", yang pada akhirnya lahir kritikan?kritikan baik kepada pemimpin maupun sesama. Akhirnya di suatu perbincangan muncul tanggapan atau usul dari "mereka", yang suka mengkritik bila diberi kesempatan untuk melaksanakan tugas bagaimana sikap yang diambil ? Biasanya akan mengelak bila diberi tanggungjawab, dengan berbagai alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam skup yang lebih mapan, misal dalam rapat?rapat di tingkat RT/RW kantor maupun organisasi?organisasi yang lain, sering muncul usulan?usulan dari orang yang idealis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usulan yang disampaikan umumnya sangat bagus dan mereka yang hadir dalam rapat maupun pemimpin rapat banyak yang memuji usulan itu. Lagi?lagi ketika "mereka" yang usul diberi kesempatan untuk mentackle rencana kegiatan yang dirapatkan, bisa sebagai penanggungjawab atau pelaksana, biasanya juga akan menolak. Alasannya pasti macam?macam juga (sibuk, repot, masih ada yang lebih mampu dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak bicara dalam suatu pertemuan itu sering menjadi ciri orang?orang yang punya keinginan/ambisi. Namun kadang?kadang apa yang diusulkan/dibicarakan isinya tidak ada, bagaikan tong kosong berbunyi nyaring atau air beriak tanda tak dalam karena tidak berdasar fakta dan realita. Budaya "Asbun", itulah yang pantas diberikan kepada "mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga skup yang lebih besar (negara) pelaksanaan tahap ke 4 pemilu, yaitu masa kampanye di mana jurkam parpol maupun DPD (Dewan Perwakilan Daerah) pasti menyampaikan program?program yang baik dan bermutu. Hampir di setiap sudut desa/ kelurahan di kota maupun tempat strategis lainnya banyak pamflet/ spanduk yang memprogandakan idealis parpol baik berupa visi maupun misi masing?masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kampanye para jurkam "tidak ada" yang berbicara mengenai hambatan/kedlala yang terjadi bila mereka terpilih, yang ada harapan-harapan/janji?janji yang kelihatan "indah" didengar. Janji/pidato politik hanyalah sebuah "janji semu", karena janji tersebut sering berulangkali didengar minimal setiap 5 tahun sekali di Republik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh akhirnya ketika "mereka" sudah duduk di kursi empuk "legislatif”, lupa akan janjinya saat kampanye. Yang diharapkan dari pemilih adalah kesediaan berbuat bermanfaat yang lebih banyak (willingness to do more). Aktivitas kongkrit dengan bukti aktuallah yang menjadi harapan, khususnya setelah terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya "Asbun" memang seringkali jadi suguhan yang menarik pada masa kampanye lalu. Kalau itu masih terus melekat pada para caleg, maka sangat layaklah banyak pihak menyebut "politisi busuk". Namun kita hanya bisa berharap agar, budaya asbun jangan dijadikan legitimasi bagi calon pemimpin/ penentu kebijakan kita 5 tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, setelah penetapan calon anggota legislatif, dan mereka yang duduk di kursi empuk kita tunggu janji-janjinya yang telah diobralkan kemarin saat kampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat sudah kritis, banyak catatan?catatan yang menjadi PR anggota baru dewan kita yang terhormat. Mari kita tunggu bukti kata-kata mereka. Jangan sampai ada bantahan memang lidah tak bertulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Pengajar SMA PL ST Yosef&lt;br /&gt;Jl. Adisucipto Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 31/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(12) PENGANGGURAN, PR TAK PERNAH SELESAI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Redaksi Yth, Harian Kompas (Edisi Jateng-Jogia), 14/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila membaca dan mencermati indikator penduduk miskin berkurang di Jawa Tengah, yang merupakan perbandingan antara tahun 1996,1999, 2002 dari Kompas edisi Jateng dan Jogja 5 Mei 2004, ternyata cukup melegakan. Meski dalam perjalananan angka penurunan itu tak terlalu drastis, yang jelas tiap daerah mengalami penurunan meski ada juga yang meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keseluruhan wilayah Jawa Tengah, jelas ada penururan yang cukup signifikan. Sebagai contoh tahun 1996 sebesar 21,6 persen, tahun 1999 sebesar 28,5 persen, dan tahun 2002 sebcsar 23,1 persen. Jadi, antara tahun 1999?2002 persentase penduduk miskin di Jawa Tengah turun 5,4 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk miskin berkurang dapat pula diartikan angka pengangguran yang berkurang, namun betulkah realita di lapangan menjawab semua itu ? Hal ini saya pertanyakan karena ada sedikit pengalaman yang mengusik pikiran berdasrkan suatu perjalanan sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 3 Mei yang lalu, saya mengadakan perjalanan dari Kota Solo ke Ambarawa dengan menggunakan bus ekonomi. Yang mengusik pikiran saya adalah ketika bus berhenti di setiap sub terminal. Ketika bus berhenti, naik pula beberapa. orang minimal tiga orang, masing?masing menawarkan jasa maupun barang. Untuk jasa biasanya para pengamen dan barang adalah penjual makanan dan minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba menghitung para pengasong dan penjual jasa lainnya dari satu terminal besar yang satu dengan terminal besar yang lain melewati tiga sub terminal. Setiap berhenti, minimal ada tiga orang selain penumpang yang menawarkan jasa atau dagangan, maka perjalanan antara Solo ?Bawen ada sekitar 68 orang yang berprofesi sebagai pengasong jasa dan dagangan. Ini untuk satu bus yang satu arah ke Semarang, belum bus yang di depan dan belakang yang menuju Solo, mungkin dapat dihitung sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari gambaran itu jelas sekali bah'wa betapa masyarakat masih sulit mencari pekerjaan tetap dan berpenghasilan pasti. Mereka mau bekerja apa saja demi menyambung hidup. Apakah untuk kelompok ini dapat dikategorikan orang yang bekerja, kaum miskin, atau sebagai pengangguran aktif. Yang jelas, mereka tidak mendapatkan berbagai tunjangan layaknya pekerja tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu sisi, masih banyak orang muda yang berstatus tidak bekerja atau penganggur yang hanya melamar kerja ke sana ke mari, sekolah terus menerus tanpa dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah fenomena perjalanan saya melewati lima wilayah kota dan kabupaten, yaitu Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Salatiga, dan Semarang. Dan, kalau kita lihat indikator penduduk miskin di lima kota tersebut kurun waktu 1999?2002, Kota Surakarta (turun 3 persen), Kabupaten Sukoharjo (naik 3,5 persen), Kabupaten Boyolali (turun 6,1 persen), Salatiga (naik 4,7 persen), dan Semarang (turun 5,5 persen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua daerah yang mengalami kenaikan dan tiga daerah yang mengalami penurunan. Angka?angka yang bersumber dari BPS Jawa Tengah itu dapat dijadikan PR (pekerjaan rumah) para kepala daerah, khususnya kota dan kabupaten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangguran merupakan PR dari pemerintah kota dan kabupaten sekaligus juga provinsi yang tak kunjung selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX TRIYAS HADI P&lt;br /&gt;Pengajar SMA Pangudi Luhur St Yosef&lt;br /&gt;Jalan Adi Sucipto Surakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 31/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-108445221116897633?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/108445221116897633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=108445221116897633' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/108445221116897633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/108445221116897633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2004/05/selamat-datang-di-situs-blog-saya.html' title=''/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6978379.post-108445196078663145</id><published>2004-05-13T05:32:00.000-07:00</published><updated>2004-05-13T05:39:20.786-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(11)PEMILU DIULANG  TIDAK MANUSIAWI &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Redaksi Yth, Harian  Kompas (Edisi Jateng/DIY), 24/4/2004 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHAPAN pemilu ke﷓4, proses pemungutan suara tanggal 5 April 2004 telah usai. Sekarang menginjak tahapan berikutnya yaitu penetapan calon anggota legislatif DPRD II, DPRD I, DPR Pusat dan DPD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik untuk dikritisi adalah wacana penolakan 19 partai politik di tingkat nasional terhadap hasil pemilu serta aksi walk out 21 calon anggota DPD Jawa Tengah ketika proses penghitungan suara di KPU Jawa Tengah, karena banyak ditemui banyak kecurangan. Bahkan, banyak yang menghendaki pemilu ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat yang sudah bersusah payah mendukung demi berjalannya pemilu. dengan aman, damai, dan transparan dengan meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran ternyata dipandang sebelah mata oleh beberapa parpol dan peserta pemilu, dari unsur DPD dengan menghendaki penghitungan suara dan pemilu ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya "mereka" kurang berpikir jernih. Karena pemilu yang menghabiskan dana triliunan rupiah seakan-akan tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pengalaman kecil ini dapat berguna untuk membuka mata dan hati mereka yang menolak hasil pemilu. Di mana untuk pelaksanaan pemilu di Indonesia tentu dibutuhkan puluhan ribu tempat pemungutan suara (TPS) dan di tiap﷓tiap TPS ada beberapa orang (7) sebagai Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tentunya ada yang menjadi anggota KPUD, Panwas pemilu, dan Pemantau Independen lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses penghitungan suara tidak semudah yang dibayangkan, sehingga rata﷓rata di tiap TPS baru dapat merampungkan proses penghitungan dan pembuatan administrasi berita acara antara pukul 24.00 ﷓ 02.00 dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, ketika proses persiapan TPS, para anggota KPPS sudah lembur sampai dini hari pula dan juga harus hadir pada saat pencoblosan di TPS tempat bertugas paling lambat pukul 06.00 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dialami orang tua saya sebagai anggota KPPS. Sebagai seorang pensiunan yang usianya sudah di atas 60 tahun, tentu stamina dan tenaganya sangat terbatas. Karena dipercaya dengan penugasan untuk menyukseskan pernilu, sebagai anggota KPPS, sudah semestinya segala aturan main yang ada dijalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dua hari dua malam tanpa istirahat yang cukup demi "hajatan" nasional serta kondisi yang sudah tidak prima lagi, maka hari berikutnya beliau mengeluh sakit. Akhirnya diperiksakan ke doktercdan harus istirahat total untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, resep obat dari dokter dibelanjakan dengan total biaya mendekati angka Rp 100 ribu. Ironisnya, tanda kasih sebagai anggota KPPS selama dua hari menclapat Rp 80 ribu (per hari Rp 40 ribu), jadi harus tombok. Sudah tenaga, pikiran, waktu tersita, ujung﷓ujungnya menderita sakit dan biayanya besar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini baru. satu kasus yang menimpa rakyat kecil guna menyukseskan pemilu. Maka dari itu, apabila ada pihak﷓pihak yang menolak (partai politik poserta pemilu, calon anggota DPD yang umumnya  tidak memperoleh suara yang signifikan, dan LSM, serta segelintir mahasiswa yang idealis) berarti tidak manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ada juga kasus di TPS tertentu di mana salah satu anggota KPPS meninggal dunia saat bertugas. Belum yang kemudian sakit seperti orangtua saya. Dalam hal ini bila "mereka" yang lolos menjadi anggota Dewan apakah juga peduli terhadap segala jerih payah, usaha, tenaga, dan daya para orang﷓orang yang terlibat dalam pelaksanaan pemilu ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak tokoh berpendapat, penolakan pemilu merupakan sikap yang tidak menghargai rakyat yang telah secara ikhlas menyukseskan pesta demokrasi tersebut. Bahkan, bukan hanya tidak menghargai, tapi tuntutan agar KPU menggelar pemilu ulang merupakan penghinaan terhadap rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, apa yang telah kita laksanakan bersama "Pemilu. Damai", mari kita evaluasi bersama dengan mengkritisi secara bijak. Memang, tidak mudah untuk melaksanakan Pemilu 2004 yang rumit ini (khususnya untuk pengisian caIon anggota legislatif). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus menghargai kinerja kita, dan permintaan pernilu. ulang berarti tidak manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fx Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Pengajar SMA Pangudi Luhur St. Yosef&lt;br /&gt;Jalan Adisutjipto, Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh &lt;a href="http://beha.blogspot.com"&gt;Bambang Haryanto&lt;/a&gt;, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(10)SATRIO PININGIT JILID 2&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Redaksi Yth, Harian  Kompas (Edisi Jateng/DIY) 13/4/2004 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena saat menjelang Pemilu 2004 lalu muncul wacana politisi busuk, politisi berijazah palsu, sakit ingatan, umur palsu, beraroma KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), tidak menjalankan amanat UUD 1945 dan peraturan﷓peraturan yang ada di bawahnya, semua itu sangat gencar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya muncul daftar orang﷓orang yang dianggap sebagai politisi busuk dan harus dihindari untuk didukung dalam Pemilu 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski parameter yang dibuat LSM untuk menvonis politisi busuk  banyak disanggah oleh mereka yang masuk daftar, namun wacana tersebut dapat sebagai pembelajaran politik bagi rakyat untuk mencermatinya.	&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut berbeda, dengan fenomena menjelang Pemilu 1999, di mana isu  satrio piningit yang akan mengentaskan  bangsa Indonesia  dari krisis multidimensional begitu. membahana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu tokoh-tokoh yang masuk daftar satrio piningit antara lain Nurcholish Madjid, Sultan Hamengku Buwono X, Amien Rais, KH Abdurrahman Wahid, Susilo Bambang Yudhoyono  sampai Megawati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak harapan dan rakyat setelah lahir satrio piningit bangsa Indonesia segera terbebas. Namun, kenyataan memang tidak bisa. sesuai harapan. Dari sini lahirlah frustrasi dari anggota partai mau pun rakyat atas kebijakan pemerintah yang dianggap lamban muncul, sehingga lahir partai sempalan baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sekarang tidak muncul fenomena satrio piningit ?  Apa rakyat sudah bosan dengan janji﷓janji ? Atau karena realitas politik, berbicara lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat masa kampanye lalu, wong cilik dapat dengan mudah mendapatkan uang, kaus, sembako, pengobatan gratis, karena para kontestan Pemilu berlomba﷓lomba menarik simpati rakyat. Tetapi lima tahun dalam perjalanan waktu mendatang apa kemudahan-kemudahan itu juga dapat dirasakan ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, itu semua tidak dapat lepas dari datangnya satrio piningit yang  dengan bijaksana membuat aturan-aturan yang berpihak pada rakyat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tunggu satrio piningit jilid 2 yang langsung kita pilih  sendiri. Jadi jangan sampai keliru. Pemilu 5 April 2004 telah usai dengan aman dan damai. Sekarang kita menunggu sambil berharap partai mana yang sekiranya dapat mengusulkan calon pasangan presiden dan wakil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pemilu kali ini pun penuh dengan kejutan-kejutan, di mana banyaknya massa dalam kampanye belum tentu menentukan banyaknya perolehan suara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun kita  masih menunggu kedatangan satrio piningit. Semoga bukan hanya sekedar harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fx Tryas Hadi Prihantono&lt;br /&gt;Guru SMA PL St. Yosef, Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(9)SEANDAINYA. WARTAWAN JADI CALEG..&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Pos Pembaca Harian  Solopos (Solo), 29/3/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca, menyimak, mencermati fenomena perpolitikan di negeri ini sangatlah dinamis. Banyak muncul pro kontra, kadang terjadi persinggungan hingga muncul korban, namun tak jarang pula kelihatan sayuk rukun dengan sendau gurau sambil melemparkan jargon-jargon yang menghidupkan suasana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media massa yang sudah bonafid biasanya memasang rambu﷓rambu dalam tiap terbitannya, antara. lain bahwa wartawannya yang bertugas disertai tanda pengenal serta. surat tugas dan tak menerima tanda. mata. berupa arnplop maupun barang dari narasumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, ketika ada. salah satu organisasi, kelompok maupun perorangan memberikan tali asih kepada wartawan sebagai ucapan terima kasih karena peliputannya yang dimuat di media massa (koran) itu maka melalui pimpinan redaksi akan segera mengembalikan ke pihak pemberi. Kadang tidak tanggung-tanggung bentuk barang maupun uang yang diberikan, namun karena kode etik profesi dan mental serta moral, banyak wartawan yang tidak tergiur iming﷓iming itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang Jayasuprana mengatakan bahwa mantan Presiden Abdurrahman Wabid (Gus Dur) "jatuh" karena lupa memberi amplop kepada wartawan (kolom Nama dan Peristiwa, KOMPAS, 10/2), itu langsung diklarifikasi Rosiana Silalahi, seorang jurnalis SCTV bahwa pernyataan itu mencerminkan pelecehan dan penghinaan luar biasa berdasarkan generalisasi serampangan pada profesi jurnalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, seandainya para wartawan menjadi anggota legislatif untuk Pemilu 2004, mungkin untuk lima tahun mendatang kebijakan﷓kebijakan yang muncul akan sedikit terbebas aroma KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme). Mengapa demikian ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijajaran redaksi dari pimpinan sampai reporter, di situ jarang tertulis gelar akademik. Padahal kita tahu, mereka bisa menjadi wartawan tentu berpendidikan tinggi. Sehingga kecil kemungkinan mereka berijazah palsu, dan kalau terjadi berarti berita yang ditulisnya juga palsu. Yang paling mendasar, para wartawan banyak menolak amplop dari narasumber demi akurasi pemberitaannya serta independensi profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua hal itu saja berarti mentalitas untuk menjadi koruptor akan kecil, karena namanya mental akan terbentuk dari kebiasaan dari rutinitas kehidupan sehad﷓hari. Bahkan para wartawan akan tersinggung apabila dikatakan menerima amplop.  Sampai﷓sampai demi sebuah berita yang benar, nyawa pun berani dikorbankan (kasus Udin, dsb). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, saya berandai﷓andai .... seandainya wartawan banyak yang mau jadi Caleg, maka fenomena "politisi busuk" tidak akan menjadi sebuah wacana yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan sengit antara mereka yang pro dan kontra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Banjarsari, Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;----------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(8) KETELADANAN PEMIMPIN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Surat Pembaca Harian Bengawan Pos (Solo) 25/3/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa menjelang Pemiju merupakan masa yang rawan, karena berbagai pihak yang berkepentingan akan berusaha menanamkan pengaruh kepada masyarakat pemilih. Putaran kampanye sudah dimulai, banyak parpol maupun caleg dari DPD (Dewan Perwakilan Daerah) menyampaikan janji﷓janji. Hampir semua yang dijanjikan balk, indah, menarik, karena itu untuk kepentingan rakyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun benarkah itu? Kita sebagai pemilih harus jeli, jangan sampai kita tertipu untuk kesekian kali. Pengalaman adalah guru yang paling bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat para pejabat publik maupun petinggi Parpol sering terlibat konflik kepentingan. Lihat kasus slogan "SOLO ROYO﷓ROYO". Karena hanya waktu yang tidak tepatlah maka muncul masalah, namun apabila kebijakan tersebut digulirkan sesudah Pemilu atau menjelang kampanye pasti tidak akan terjadi masalah. Oleh karena itu apa yang diharapkan beberapa tokoh kota Solo untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif memang harus dimulai oleh "mereka" yang menjadi Pejabat Pemerintah maupun Petinggi Partai Politik. &lt;br /&gt;Harapan pemilu damai, bersahabat dan beradab memang harus diwujudkan. Lalu dimulai dari siapa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lndonesia biasanya akan mengikuti keteladanan para pemimpinnya.  Maka apabila pemimpin memberikan contoh yang terpuji niscaya mereka yang berada di bawahnya akan mengikuti apa yang dilakukan atasannya. Semboyan Ing Ngarso Sung Tulodho memang sarat makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan masyarakat Solo dan Indonesia pada umumnya, agar nanti para penentu kebijakan yang baru (calon anggota badan legislatif) dapat dijadikan teladan demi terciptanya. suasana. yang aman, rukun dan damai. Serta yang lebih penting, kedepankan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi/kelompok/partai.seperti motto yang "mereka" tulis dan sampaikan dalam kampanyenya, bilk melalui media massa, pamflet maupun orasi politik. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantaro &lt;br /&gt;Pengajar SMA PL. St. Yosef Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(7) POLITISI ASLI LAWAN POLITISI PALSU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Bebas Bicara, Harian Bernas (Yogyakarta), 17/3/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MASYARAKAT Indonesia memang plural, termasuk juga permasalahan yang te~adi. Salah satu isu yang menarik saat ini tentang kepalsuan yang sudah menyangkut berbagai bidang. Sering terjadi pro dan kontra demi pembenaran masing﷓masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dilhat dari segi kualitas tentu banyak memilih yang asli, tapi dari kemudahan dan harga sesuai kebutuhan tentu ' akan pilih yang paIsu. Kedua mempunyai dampak yang cukup signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena "politisi busuk/bermasalah" karena berijazah palsu, sakit ingatan, umur yang dikatrol, beraroma KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme) menunjukkan "mereka" berkemampuan pribadi maupun akademiknya rendah, namun memiliki mateii/finansial/pengaruh yang berlimpah, sehingga bisa melakukan apa saja yang dimau demi untuk satu tujuan pribadi, meski nanti cepat berubah karakter/wajah aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemalsuan yang sudah menggeneralisir di negara ini memang sudah menjadi penyakit akut, tidak hanya barang, merek dagang, produk makanan, cipta lagu/film sampai calon pemimpin (caleg/bupati) dengan gagah beraninya maju mencalonkan diri, meski hanya berbekal ijasah palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini banyak pencipta lagu, musisi, produser, sutradara atau siapaun pekerja seni berlomba﷓lomba mengkampanyekan anti pembajakan baik kaset, CD maupun VCD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aparat memang cukup tanggap dengan mengadakan razia, meski hanya sementara. Buktinya, sekarang marak lagi beredarnya barang﷓barang palsu tersebut. Karena terus terang harganya murah, mudah di dapat dan hasilnya juga tidak mengecewakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh aksi pembajakan/pemalsuan kaset dan ijasah palsu bagi para calon anggota legislatif sudah merupakan isu nasional, namun penanganannya ternyata sulit. Mengapa? Karena sudah banyak pihak telah terjebak dalam permainan palsu﷓memalsu yang sangat menguntungkan kedua belah pihak. Tidak hanya masyarakat namun termasuk para penentu kebijakan lintas departemen. Ada pembeli tentu ada penjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita kembalikan pada diri kita masing﷓masing untuk menyikapi. Apalagi dalam pemilu yang sudah semakin dekat ini, mau pilih politisi asli atau politisi palsu. Gambar partai politik beserta foto caleg sudah banyak terpampang di setiap sudut kota, demikian juga calon anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) beserta dengan janji﷓janjinya. Lalu kalau tidak mengenal bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya yang asli tidak banyak mengumbar janji, ibaratnya seperti "padi". Sebaliknya mereka yang selalu menjanjikan bisa dipastikan bagai tong kosong nyaring bunyinya. Maukah kita diberi janji﷓janji yang muluk (cepat keluar dari krisis, pendidikan gratis, dibukanya banyak lapangan pekerjaan gaji, naik, BBM turun, pengobatan gratis ... dsb), karena realita bangsa kita memang baru terpuruk. Narnun tidak semudah membalik telapak tangan untuk cepat memperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mudah kita terbawa janji politisi palsu. Kita wajib mengkritisi bersama dan jangan lengah. Sesuatu yang palsu memang mudah dicari dan didapat karena banyak di pasaran, namun yang asli bagaikan mencari jarum dalam pasir. Bagaimanapun juga Pemilu tinggal hitungan hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genderang pertandingan politisi asli melawan palsu sudah dimulai. Marilah kita support yang asli jangan sampai bangsa kita tetap terjebak dalam angan﷓angan palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA PL St Yosef, Jl.  Adisucipto Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(6) PARKIR ANTARA HARAPAN DAN REALITA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Surat Pembaca Harian Bengawan Pos (Solo), 17/3/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai warga yang baik tentu akan patuh dan taat pada peraturan yang telah menjadi suatu keputusan.  Namun keputusan dan hasil musyawarah yang cukup panjang dan melelahkan serta biaya yang tidak sedikit jangan hanya sebatas eforia di muka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting adalah pengawasan dan kekonsistenan dan pelaksanaan kebijakan tersebut. Demikian juga dengan perparkiran di Kota Solo yang antara tempat/kepentingan sering tidak sama. Apakah memang begitu kebijakannya ? Atau tergantung situasi dan kondisi ? Atau juga hak masing﷓masing pengelola ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keefektivan kebijakan antara harapan dan realita idealnya sejalan. Harapan sebagai warga bahwa nantinya dalarn pelaksanaannya betul﷓betul sejalan di tempat mana pun, situasi dan kondisi apapun, dan yang paling penting bahwa. Keamanan dari kenadaraan yang dititipkan terjaga sesuai kondisi aslinya. Karena sering dijumpai dalam karcis sebuah pemyataan bahwa segala. kerusakan dan kehilangan menjadi tanggungan sendir. Ini kan menjadi ironis dari bentuk tanggungjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang perlu penataran khusus serta kartu anggota yang jelas bagi para juru parkir. Dan hal yang mustahil bila parkir hanya ditangani oleh satu orang seperti yang sering kita lihat di beberapa pertokoan. Kalau di ma/tempat pembelanjaan umum yang besar umumnya sudah terbentuk tim parkir yang baik, ketika masuk nomor kendaraan dicatat termasuk jumlah helm yang dibawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi resiko kehilangannya cukup kecil. Namun menjadi dilema ketika di depan sebuah toko kecil, warung makan "HIK", fotocopy maupun wartel kecil di situ berdiri seorang juru parkir. Dan ketika terjadi kehilangan mereka tidak ada yang mau bertanggung jawab. Ada suatu contoh kecil ketika mau fotocopy yang hanya dua lembar di situ ada petugas parkir maka sering terjadi ketidakseimbangan antara keperluan dan ongkos untuk parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga rencana hasil dari rancangan perparkiran di Kota Solo melalui Perda yang baru dapat memuaskan semua pihak sehingga antara harapan dan realitas memang semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro &lt;br /&gt;Pengajar SMA PL. SL Yosef Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(5) MAKNA KEJUJURAN UNTUK PEMIMPIN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Bebas Bicara  Harian Bernas(Yogyakarta), 9/3/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETIKA data ditemukan, ketika fakta berbicara dan ketika angka membuktikan, ternyata masih juga terus maju tanpa perasaan. Itulah kira﷓kira gambaran yang terjadi dalam era perpolitikan di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kasus/aib terkuak ternyata masih berusaha mengalihkan pembicaraan/suasana, bahkan cenderung "ngotot” untuk mengadakan pembelaan. Itulah fenomena yang terjadi di negeri ini dengan melibatkan semua elemen masyarakat tanpa kecuali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran ! Itulah sesuatu kata kunci yang syarat makna. Pengemis, pemulung, pengamen, pekerja seks, siswa, guru, dokter, hakim polisi, PNS, pejabat sipil/militer, artis, caleg sampai pemimpin negara serta siapa saja orangnya bila data, fakta, angka dan ditemukan penyimpangan, serta sudah diletakkan di depan mata ternyata masih juga berusaha untuk mengingkarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja kita menyaksikan sandiwara politik yang sangat menakjubkan, tentang proses kasasi dari Akbar Tandjung yang akhirnya dikabulkan oleh MA (Mahkamah Agung), sehingga harus mengorbankan banyak anak bangsa, yaitu para mahasiswa yang menentang keputusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering juga kita mendengar adanya dokter palsu, dosen palsu, wartawan palsu dan lain lain. Dan yang paling sering bahan berita di media massa tentang caleg yang berijasah palsu, dan tentu masih banyak berita lain dimana pembaca diminta untuk mencari kesimpulan suatu makna "kejujuran”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihkah bangsa kita akan sulit mencari figur yang jujur ? Kalau jawabannya ya, maka siapapun permimpinnya, keturunannya, profesinya, pendidikannya, dan apa saja syaratnya maka tidak mudah membawa segera terbebas dari krisis multidimensional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tetua pernah bercerita ketika jamannya mereka muda bahwa masyarakat Bali terkenal akan kejujurannya sehingga apapun yang terjadi (pencurian, perampokan, pembunuhan, penculikan dll.) maka mereka yakin yang berbuat bukan orang Bali. Maka waktu itu suasana aman, nyaman dan damai di Bali begitu terasa. Karena orang Bali terkenal jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah tayangan TV swasta belum lama ini menampilkan profil negara kerajaan Monaco yang kecil namun kaya karena banyak wisatawan asing khususnya kalangan jetset internasional yang datang kesana untuk berlibur. Tentunya dengan membawa uang yang banyak. Mengapa begitu laris negara itu? Karena rakyat dan pejabatnya terkenal kejujurannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan Indonesia saat ini ? Di mana fenomena palsu dan ketidakjujuran sudah menjadi salah satu penyakit dari orang yang hendak menginginkan suatu tujuan, baik jabatan maupun kekuasaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila semua pihak secara sadar baik sikap maupun tindakannya dengan dilandasi kejujuran maka negara adil makmur mustahil tidak tercapai. Marilah kita bersama﷓sama berdoa kepada Tuhan agar makna kejujuran dapat menjadikan landasan semua orang, sebelum mereka menjadi permmpin bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;SMA PL St Yosef, Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;strong&gt;4) SUKSESKAN PEMILU DENGAN BUDAYA SANTUN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Pos Pembaca Harian Solopos (Solo), 8/3/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menyimak opini salah satu media elektronik di Solo yang juga ditulis di harian ini, antara lain ulasannya sebagai hasil pertemuan Parpol dengan media massa "bisakah Parpol membeli halaman koran untuk kampanye politik ?" Ini cukup menarik karena ada upaya segala cara untuk mencapai suatu tujuan demi kepentingan pribadi/kelompok/ golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Parpol peserta Pemilu berlomba﷓lomba mempengaruhi media massa dengan janji atau iming﷓iming tertentu, lalu bagaimana janji yang diberikan kepada rakyat pemilih? Rakyat banyak berharap bahwa penyelenggaraan Pemilu 2004 nanti berjalan dengan damai tanpa adanya kekerasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan untuk terciptanya suatu kondisi yang kondusif dan demokratif sudah diawali dengan UU Pemilu yang baru (UU No 12/2003) yang cukup maju dan akomodatif. KPU yang mandiri, kemudian Panwaslu yang cukup bersemangat dalam bekerja (meski kadang bagai macan ompong) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak harapan terhadap suksesnya Pemilu 2004 mendatang demi segera terbebasnya  bangsa. dari belenggu krisis multidimensi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita bersama﷓sama saling membantu. Media massa. tetaplah sebagai institusi independen, tingkatkan keprofesionalan dengan laporan investigasi yang akurat, tolak amplop, jaga image sportif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPU, Panwaslu dan ISM bekerjalah sejalan dengan kebenaran, kejujuran dan hati nurani. Parpol peserta Pemilu, para calon anggota legislatif, tunjukkan sikap ksatria dengan dedikasi moral yang tinggi. jangan asal mengumbar janji. Dan kepada masyarakat, marilali kita bersama﷓sama mendukung dan mensukseskan Pemilu dengan budaya santun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Triyas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(3) JURUS AJI MUMPUNG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Pos Pembaca Harian Solopos (Solo), 1/3/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia persilatan dikenal banyak jurus untuk menaklukkan lawan﷓lawannya. Jurus dewa mabuk, angin beliung, telapak matahari, kunyuk melempar buah, dan masih banyak lagi yang tidak mungkin saya sebutkan satu﷓persatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia perpolitikan Indonesia pun akhir﷓akhir ini  dihebohkan berita tentang program yang dibahas dan anggota DPRD di akhir masa tugasnya. Program itu antara lain berkaitan dengan besarnya dana purnabakti dan yang lebih fantastis lagi di akhir jabatannya masih memikirkan kunjungan studi banding yang dibungkus istilah Kunker (kunjungan kerja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pembahasan masalah untuk kepentingan pribadi mereka sangat antusias mengadakan rapatprapat bahkan segera mengambil keputusan, tapi ketika disuruh memikirkan banyak gedung sekolah yang rusak, jalan﷓jalan yang berlubang, parkir yang terlalu mahal, untuk kepentingan masyarakat banyak dan lain﷓lain, buru﷓buru mereka mengatakan bahwa itu tanggung jawab anggota Dewan mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang jurus aji mumpung dalam hal ini paling pas diberikan kepada mereka karena berpikir sempit, hanya demi kepentingan pribadi. Mumpung masih menjadi anggota Dewan, mumpung masih punya power, mumpung masih punya suara, mumpung masih..., dan bagaimana caranya agar mendapatkan keuntungan melalui suatu kebijakan bersama yang legitimated, tanpa melihat persoalan lain yang lebih penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, memang ironis anggota Dewan kita umumnya, bagaimana tanggungjawab mereka terhadap para pemilih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti baru﷓baru ini di DPRD Jateng, untuk rapat paripurna yang telah diagendakan sendiri saja mereka mbolos, tidak hadir dan alasan mereka mempersiapkan Pemilu. Banyak yang mengatakan mereka tidak mau rapat disebabkan kemungkinan terpilih untuk Pemilu mendatang  sangat, kecil karena berada di nomor sepatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hal tersebut apa dapat menjadi teladan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga anggota Dewan kita mendatang tidak lagi, menggunakan jurus aji mumpung dalam setiap' kebijakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Tryas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Manahan, Banjarsari Solo&lt;br /&gt;Pengajar SMA PL St. Josef Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(2) BUKAN GELAR TAPI KINERJA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Pos Pembaca Harian Solopos (Solo), 15/2/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak Pos Pembaca yang ditulis Muhammad Asngari (SOLOPOS, 6/2), saya sangat setuju apabila ada pihak﷓pihak yang merasa mendapat gelar dari instansi/lembaga asing segera mengumumkan kepada publik. Tapi maukah mereka melakukan? Karena budaya malu dan mundur di Indonesia belum membudaya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya mereka memperoleh gelar itu akan bangga dengan embel﷓embel di belakang namanya, padahal memperolehnya hanya beli tanpa adanya usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam fenomena di masyarakat kita sering menetnui kasus "gelar tipu-tipu" agar dapat isteri dan dipercaya calon mertua mengaku anggota TNI/Polri, agar dapat naik pangkat mengaku sudah master dan lain﷓lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ironis sekali karena belum genap satu tahun kuliah talhu﷓tahu sudah diwisuda. Kita jadi tahu karena menclapat unclangan syukuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru sering kebalikan dengan mereka yang memperoleh gelar  akademi dengan penuh perjuangan untuk lulus, sering enggan mencantumkan gelar akademiknya. Sering mereka berujar "gelar tidak terIalu penting, kinerjalah yang perlu dibuktikan. Kiita pun tahu banyak orang yang mumpuni dalam bidangnya tanpa mempunyai gelar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya berpikir bahwa salah satu pepatah "air beriak tanda tak dalam, air tenang menghanyutkan" memang benar. Kelihatan "mentereng" dengan gelar yang banyak tapi ternyata palsu dan kinerja tak terbukti. Dan ironisnya hal ini ditemukan pada calon anggota badan legislatif kita yang notabene akan menentukan masa depan bangsa lima tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maukah kita dipermainkan sandiwara kelas tinggi ini? Marilah kita warga bersama-sama mengkritisi hal ini, dengan memberi masukan kepada lembaga yang berwenang (KPU, Panwaslu, LSM, PoIri) apabila menemukan kejanggalan-kejanggalan dari para calon wakil kita di badan  legislatif baik tingkat I, II maupun pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kita terbohongi untuk yang kali kesekian. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FX Tryas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(1) BUDAYA KAMBING HITAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di kolom Pos Pembaca Harian Solopos (Solo), 6/2/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontroversi kambing hitam dalain negeri ini sudah begitu 'ngeri"  Dari yang skupnya kecil, sampai yang besar (negara). Lihat saja di Kota Solo. Masalah rel bengkong di Purwosari, banyak pendapat yang minta rel itu ditutup karena telah banyak meminta korban. Padahal tidak hanya rel bengkong saja, tapi rel KA yang melintas untuk menghubungkan transportasi dari Solo ke Jakarta, juga di Purwosari sering meminta korban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum rel bengkong, sudah ada rambu﷓rambu cara melewati, juga sudah ada garis kejut agar para pengguna jalan berhati-hati. Lagi﷓lagi kalau ada korban jatuh, yang menjadi kambing hitam adalah rel yang  melintas (benda mati kok disalahkan !).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga menielang Pemilu 2004 H, banyak pihak yang mencari kambing hitam guna dapat melanggengkan kekuasaannya. Kontroversi perebutan untuk menjadi Caleg nomor kecil (jadi), Caleg yang berijazah palsu, Caleg gila dan sebagainya.  Semuanya ujung﷓ujungnya untuk kepentingan pribadi, karena selagi masih ada yang dikambinghitamkan maka serasa ada pembenaran.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihkah nurani kita terpakai untuk membenahi negara ini supaya lekas lepas dani kondisi yang masili compang﷓camping ? Maka bila salah satu budaya yang sering  dilakukan oleh mereka yang punya kebijakan niscaya negeri ini segera terbebas. Budaya kambing hitam harus ditinggalkan, budaya ksatria mari kita tumbuhkan ? Semoga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tryas Hadi Prihantoro&lt;br /&gt;Nusukan, Banjarsari, Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketik ulang oleh Bambang Haryanto, 12/5/2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6978379-108445196078663145?l=fxt.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fxt.blogspot.com/feeds/108445196078663145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6978379&amp;postID=108445196078663145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/108445196078663145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6978379/posts/default/108445196078663145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fxt.blogspot.com/2004/05/11pemilu-diulang-tidak-manusiawi.html' title=''/><author><name>FX Triyas Hadi Prihantoro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01755824998141104220</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_D-sfSbGsMMc/SK_OS-7KnpI/AAAAAAAAAFA/4q4SR_WwwSU/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
